Tabligh Akbar dan Halal Bihalal di Masjid Jami' Baiturrahim, Ajak Warga Jaga NKRI

Acara bertemakan "Merajut Kembali Tenunan Rasa Kebangsaan" menghadirkan pengasuh Pondok Pesantren (PP) Ummul Quro, Tangerang Selatan sekaligus

Tabligh Akbar dan Halal Bihalal di Masjid Jami' Baiturrahim, Ajak Warga Jaga NKRI
Tribun Bali/Saiful Rohim
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Karangasem mengelar kegiatan tabligh akbar & halal bihalal di Masjid Jami' Baiturrahim, Banjar Dins Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, Senin (8/7). 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Karangasem mengelar kegiatan tabligh akbar & halal bihalal di Masjid Jami' Baiturrahim, Banjar Dins Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem,Karangasem, Bali, Senin (8/7/2019) pukul 20.00 wita.

Acara bertemakan "Merajut Kembali Tenunan Rasa Kebangsaan" menghadirkan pengasuh Pondok Pesantren (PP) Ummul Quro, Tangerang Selatan sekaligus penasehat generasi muda NU, KHR Syarif Rahmat.

Kegiatan dihadiri Bupati Kaarangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri seerta Forkompinda.

Dalam ceramahnya, KHR Syarif Rahmat menceritakan kisah nenek dengan kondisi lemah.

Jari jemarinya bergetar, pandangannya rabun, dan langkah kakinya pelan.

Tapi, nenek tua memiliki sebuah kebiasaan seperti dilakukan orang pada biasa.

Yakni merajut beberapa benang menjadi selembar kain.

"Anehnya, kain yang telah dirajut itu hingga beberapa hari bukannya diberi ke anak tetapi dirobek. Si anak pun bertanya, dan si nenek hanya tertawa. Si anak jengkel meelihat tingkah laku nenek trsebut,"ungkap KHR Syarif Rahmat.

Dari cerita ini dapat diambil beberapa hikmah.

Pertama, kebaikaan yang sudah dirajut dengan pengorbanan, jangan dirusak.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved