Yabes Tanuri Benarkan Sanksi Rp 200 Juta Karena Flare, Laga Home Bali United Bakal Tak Ada Penonton

Dia mengatakan dengan ulah seperti ini, kemungkinan laga di home akan digelar tanpa satu pun mata penonton.

Yabes Tanuri Benarkan Sanksi Rp 200 Juta Karena Flare, Laga Home Bali United Bakal Tak Ada Penonton
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Ilustrasi aksi suporter Bali United membakar flare 

TRIBUN-BALI.COM, KUTA - Hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI 5 Juli 2019, menjatuhkan sanksi denda uang sebesar Rp 200 juta kepada Bali United.

Sanksi ini setelah fans Bali United yang away ke Stadion Sultan Agung Bantul Yogyakarta, 26 Juni lalu membakar flare usai laga pekan kelima Liga I Indonesia 2019 kontra Kalteng Putra.

CEO Bali United Yabes Tanuri, kepada Tribun Bali, Selasa (9/7/2019), menegaskan sanksi itu benar dijatuhkan PSSI kepada Bali United.

"Ya terkonfirmasi (soal sanksi). Kami sangat menyangkan terjadi hal ini di luar kandang (Stadion Dipta Gianyar).
Ulah fans ini Akan merugikan ke semua pihak," tegas Yabes Tanuri kepada Tribun Bali.

Dia mengatakan dengan ulah seperti ini, kemungkinan laga di home akan digelar tanpa satu pun mata penonton.

"Dan bahkan, bisa ada kemungkinan tanpa penonton jika ini berkelanjutan, " kata Yabes Tanuri.

Yabes Tanuri menambahkan, kejadian ulah fans ini merugikan tim bukan hanya finansial.

Tetapi dirugikan karena nantinya tidak bisa ditonton fans atau penonton di Dipta.

"Sehingga tidak ada dukung atau support yang bisa dirasakan tim ketika bertanding," ujarnya.

Pembakaran flare oleh itu terdokumentasi juga oleh para penonton VIP di Stadion Sultan Agung Bantul Yogyakarta.

Video tersebut menyebar didunia maya pasca laga yang berakhir 2 - 2 tersebut.

Hasil sidang Komdis PSSI yang dirilis PSSI di website resmi PSSI 9 Juli 2019 pukul 12.23 WIB tertulis pada poin keempat perihal sanksi untuk Bali United.

Bali United FC
- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
- Pertandingan: Kalteng Putra vs Bali United FC
- Tanggal kejadian: 26 Juni 2019
- Jenis pelanggaran: Menyalakan flare lebih dari 5 titik
- Hukuman : Denda Rp. 200.000.000

Penulis: Marianus Seran
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved