4.500 Keluarga di 17 Desa di Buleleng Bali Ini Krisis Air Bersih

Totalnya ada 4.500 KK yang mengalami krisis air bersih. Sejak Rabu pagi kami sudah mulai menyumplai air bersih.

4.500 Keluarga di 17 Desa di Buleleng Bali Ini Krisis Air Bersih
Istimewa
Petugas BPBD Buleleng menyuplai air bersih di Desa Kaliasem, Buleleng, Bali, Rabu (10/7/2019). 

4.500 Keluarga di 17 Desa di Buleleng Bali Ini Krisis Air Bersih

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sebanyak 17 desa dari tujuh kecamatan yang ada di Buleleng, Bali, mengalami krisis air bersih.

Hal ini disebabkan oleh musim kemarau panjang, hingga volume debit air dan sumber mata air di desa setempat mengecil.

Rabu (10/9/2019), sejumlah tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng pun mulai dikerahkan, untuk menyumplai air bersih ke masing-masing desa terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Ida Bagus Suadnyana menyebutkan, wilayah-wilayah yang mengalami krisis air bersih diantaranya, di Kecamatan Tejakula yang terdiri dari Desa Tembok, Samirenteng, Pacung, Sembiran dan Penuktukan.

Ada pula di Kecamatan Kubutambahan, yang tediri dari Desa Bukti dan Bengkala.

Di Kecamatan Banjar, terdiri dari Desa Cempaga, Tigawasa, Pedawa, Sidatapa, Tampakan dan Kaliasem.

Kecamatan Seririt terdapat di Desa Pangkung Paruk.

Di Kecamatan Gerokgak terdapat di Desa Banyu Poh.

Di Kecamatan Busungbiu terdapat di Desa Pelapuan.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved