Atlet Compound Junior U17 Bali Berhasil Bawa Pulang Medali Perak dan Perunggu dari Bogor

Setelah Compound Beregu Bali mendulang medali emas dan perak, kini atlet panahan junior Bali mampu bersaing di event nasional.

Atlet Compound Junior U17 Bali Berhasil Bawa Pulang Medali Perak dan Perunggu dari Bogor
istimewa
Staf Khusus PP Perpani Fajar Putra (BAS) dan Coach Iwan (Pelatih Panahan Senior Indonesia) pose bersama usai mengalungkan Medali Perak Compound Junior U-17 kepada Gusti Fazli Kertinegoro RM dari Bali Archery School, Pada Kejuaraan Panahan 3th Bogor Open Archery Championship 2019 "Piala Presiden" yang berlangsung 6-13 Juli dan diikuti 93 klub dan lebih dari 700 atlet seluruh Indonesia 

TRIBUN-BALI.COM - Setelah Compound Beregu Bali mendulang medali emas dan perak, kini atlet panahan junior Bali mampu bersaing di event nasional.

Atlet panahan Bali Compound Putra dan Putri U17 berhasil merebut medali perak dan perunggu dalam Kejuaraan Panahan 3th Bogor Open Archery Championship 2019 "Piala Presiden" yang berlangsung 6-13 Juli 2019 di Bogor yang diikuti 93 klub dan lebih dari 700 atlet seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Gusti, Mangde, dan Kadek Gosi berhasil meraih medali emas kelas Aduan Beregu Compound Umum Putra.

Selain meraih medali emas, ketiga atlet panahan Bali ini juga meraih medali perak kelas Total Kualifikasi Compound Umum Putra.

Sementara pada Rabu (10/7/2019), di Bogor pada kelas Compound Putra U-17 dan Putri U-17 tim Bali yang diwakili Gandawa Archery Club dan Bali Archery School (BAS) mampu bersaing di kancah Kejuaraan Nasional dengan bukti membawa pulang medali perak dan perunggu.

Ni Ketut Dian Paramitha Putri dari Gandawa meraih Medali Perak pada kelas Eliminasi Compound Putri U17 dan Medali Perunggu pada kelas Kualifikasi. Dua nomor ini berbuah medali baginya.

Sementara itu, atlet panahan junior Arisade Almira Asorabelle yang akrab disapa Abel dari Bali Archery School (BAS) memperoleh Medali Perunggu di kelas Eliminasi Compound Putri U17.

Sedangkan Gusti Fazli Kertinegoro RM dari BAS memperoleh Medali Perak pada kelas Kualifikasi Compound Putra U-17, dengan hanya selisih 3 poin dari Peringkat Pertama yaitu 705 point.

Gusti Fazli Kertinegoro RM (Gusti), Muhammad Novero Wardana (Vero) dan Muhammad Valerio Wardana (Rio) dari BAS memperoleh Medali Perunggu untuk kelas Compound Beregu U-17.

Sri Andayani, satu diantara notaris senior di Denpasar, didampingi sang suami Suhendra Wishnu Wardhana yang setia dampingi kedua putranya Vero dan Rio saat perlombaan berlangsung di Bogor, sangat mengapresiasi kejuaraan nasional bertajuk Piala Presiden ini.

“Selaku orangtua, tentunya saya sangat mengapresiasi kegiatan ini (panahan) , karena merupakan kegiatan yang sangat positif. Bisa hindarkan anak dari hal- hal negatif (kecanduan gedget dan bahaya narkoba),” ujar Sri Andayani.

Fajar Putra Staf Khusus PP Perpani mengatakan atlet panahan Bali yang turun di BOAC 3th 2019 ini, juga mampu berkompetisi membawa pulang medali bagi Bali, sekaligus mereka membuktikan bahwa pemanah-pemanah Bali sudah bisa diperhitungkan di tingkat Nasional.

“Kita do'akan agar atlet Bali yang turun di BOAC 3th 2019 ini akan menambah pundi-pundi medali hingga hari terakhir kejuaraan, ” ujar Fajar Putra.

IGMA Wisnu Mataram, Ketua Pengprov Perpani Bali, sangat mengapresiasi hasil perolehan medali emas, perak dan perunggu yang dipesembahkan atlet panahan Putra-Putri Compound Junior U17 Bali.

Senada dengan Fajar Putra, IGMA Wisnu Mataram mengatakan Tim Compound Junior Putra dan Putri dari Bali sudah mampu bersaing di event nasional dan bisa mengharumkan nama Bali di kancah nasional. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved