Daging Babi Tahan Laju Inflasi Kota Denpasar Pada Juni 2019

omoditasnya yang tercatat memberikan andil atau sumbangan inflasi pada bulan Juni 2019 antara lain cabai merah, ikan tongkol

Daging Babi Tahan Laju Inflasi Kota Denpasar Pada Juni 2019
dokumentasi tribun bali
ILUSTRASI: Peternak babi sedang membersihkan kandang di Desa Gubug, Tabanan. 

Daging Babi Tahan Laju Inflasi Kota Denpasar Pada Juni 2019

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kabar Denpasar hari ini terkait perkembangan harga berbagai komoditas pada Juni 2019, secara umum menunjukkan adanya kenaikan.

Berdasarkan hasil pantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali di Kota Denpasar pada Juni 2019, terjadi inflasi sebesar 0,04 persen atau terjadi kenaikan indeks Harga Konsumen (IHK) dari 132,68 pada Mei 2019 menjadi 132,73 pada Juni 2019.

Kepala BPS Provinsi Bali, Adi Nugroho menjelaskan, jika dilihat berdasarkan komoditasnya yang tercatat memberikan andil atau sumbangan inflasi pada bulan Juni 2019 antara lain cabai merah, ikan tongkol/ambu-ambu, apel, kue basah, jeruk, salak, daging ayam ras, dan baju anak.

"Sementara itu, komaditas yang tercatat mengalami penurunan harga atau menahan laju inflasi antara lain beras, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan daging babi," tutur Adi Nugroho di kantornya belum lama ini.

Baca: 4 Kali Suara Ledakan di Jalan Ratna, Begini Evakuasi Warga Selamatkan Wayan Suka yang Sedang Stroke

Baca: Persija Vs Persib Selalu Ada Korban, Begini Kondisi Kiper Persib hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Dari sekian kelompok komoditas yang ada, penyumbang terbesar inflasi pada bulan Juni 2019 yaitu kelompok I, seperti makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau dengan andil inflasi sebesar 0,0453 persen.

Selanjutnya diikuti oleh kelompok IV (sandang) dengan andil sebesar 0,0406 persen; kelompok IIl (perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar) dengan andil inflasi sebesar 0,0218 persen; serta kelompok V (kesehatan) dengan andil inflasi sebesar 0,0073 persen.

Sementara itu, kelompok pengeluaran yang memberikan sumbangan menahan laju inflasi yaitu kelompok I (bahan makanan) dengan andil deflasi sebesar 0,0463 persen; kelompok VII (transpor, komunikasi, dan jasa keuangan) dengan andil deflasi sebesar 0,0196 persen; serta kelompok VI (pendidikan, rekreasi, dan olahraga) dengan andil deflasi sebesar 0,0101 persen.

BPS Provinsi Bali mencatat, tingkat inflasi tahun kalender dari Januari hingga Juni 2019 sebesar 0,94 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2019 terhadap Juni 2018) sebesar 2,15 persen. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved