Ditjen Hubud Hadiri ICAO 16th Steering Committee Meeting CASP-AP

Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan terus berupaya untuk berperan aktif dalam kegiatan internasional.

Ditjen Hubud Hadiri ICAO 16th Steering Committee Meeting CASP-AP
Dok Humas dan Umum Ditjen Hubud
Internasional Civil Aviation Organization (ICAO) 16th Steering Committee Meeting CASP-AP dan 7th Regional Aviation Security Coordination Forum di Pattaya, Bangkok tanggal 8 sampai 11 Juli 2019. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BANGKOK – Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan terus berupaya untuk berperan aktif dalam kegiatan internasional.

Salah satunya di bidang keamanan penerbangan hal ini tercermin dengan keikutsertaan delegasi Indonesia pada kegiatan Internasional Civil Aviation Organization (ICAO) 16th Steering Committee Meeting CASP-AP dan 7th Regional Aviation Security Coordination Forum di Pattaya, Bangkok tanggal 8 sampai 11 Juli 2019.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh ICAO Regional Office Bangkok bekerjasama dengan Civil Aviation Authority of Thailand (CAAT).

Dan dihadiri oleh 161 delegasi dari 20 negara anggota ICAO di Region Asia Pacific dan juga dihadiri oleh negara-negara observer dari Amerika Serikat, Inggris, Australia serta organisasi penerbangan lainnya.

Diantaranya seperti IATA, ACI dan AAPA, sementara untuk wakil delegasi dari Indonesia dipimpin oleh Direktur Keamanan Penerbangan, Dadun Kohar.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti menjelaskan, Indonesia sebagai negara anggota ICAO harus berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan penerbangan.

Termasuk di bidang keamanan penerbangan, dalam rangka mendukung keamanan dan keselamatan penerbangan dunia.

Kerjasama negara – negara anggota ICAO dalam Program CASP-AP bertujuan untuk membantu negara anggota dalam memastikan kepatuhan terhadap Konvensi Internasional, ICAO Standards and Recommended Practices (SARP), serta materi panduan yang terkait keamanan penerbangan.

Pada setiap Fase Program ini juga bertujuan untuk mempertimbangkan posisi serta kebutuhan bantuan dari setiap negara.

"Kami selalu berupaya untuk tetap memperhatikan perkembangan di bidang penerbangan, salah satunya perkembangan bidang keamanan penerbangan sesuai dengan tujuan Ditjen Hubud dalam mewujudkan 3S+1C yaitu Safety, Security, Service, Compliance, dengan terus berperan aktif pada kegiatan internasional,” ujar Polana, Rabu (10/7/2019).

Diselenggarakannya ICAO 16th Steering Committee Meeting CASP-AP dan 7th Regional Aviation Security Coordination Forum merupakan tahap awal dimulainya Fase IV CASP-AP (1 Juli 2019 sampai 30 Juni 2024) dengan mengundang seluruh negara anggota ICAO.

Sedangkan, pada Fase III sebelumnya, berfokus pada penghapusan hasil audit USAP, yang menjelaskan “Lack of Effective Implementation / Kurangnya Implementasi Efektif” dan hasil evaluasi lainnya.

Adapun kegiatan ini akan membahas Implementasi Rencana Kerja Tahunan 2018-2019; Laporan keuangan dan Keanggotaan Fase IV; Staff CASP-AP; Strategi Implementasi Dokumen Program CASP-AP Tahap IV 2014-2024; Usulan Rencana Kerja Tahunan 2019-2020.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved