Curi Emas Total Rp 7,7 Miliar, Dua Pemuda ini Akhirnya Ditangkap, Lawan Petugas dengan Badik

Curi Emas Total Rp 7,7 Miliar, Dua Pemuda ini Akhirnya Ditangkap, Lawan Petugas dengan Badik

Curi Emas Total Rp 7,7 Miliar, Dua Pemuda ini Akhirnya Ditangkap, Lawan Petugas dengan Badik
Istimewa
Ilustrasi logam mulia emas 

TRIBUN-BALI.COM, MANADO - CAT alias Laka (28) dan GY alias Amay, tersangka kasus pencurian di toko emas Subur milik Halid Musa, di Desa Amongena II, Jaga II, Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, diringkus Tim Resmob Ditreskrimum Polda Sulut.

Laka ditangkap di tempat persembunyian, tak jauh dari rumahnya, Rabu (10/7/2019).

Sedangkan, Amay ditangkap di Terminal Dungingi, Gorontalo, Kamis (11/7/2019).

Kedua tersangka ini merupakan warga Kota Manado.

Para tersangka ini melakukan aksi pada akhir Mei lalu.

Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/41/V/2019/Sulut/Resmin/Polsek Rural Langowan, tanggal 28 Mei 2019, korban kehilangan emas seberat 15 kilogram dan uang tunai Rp 200 juta, dengan total kerugian mencapai Rp 7,7 miliar.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, saat ditangkap, tersangka Laka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kakinya, karena berusaha melawan petugas menggunakan senjata tajam jenis pisau badik.

Tersangka merupakan residivis kasus pembunuhan tahun 2008 silam.

Dalam kasus pencurian ini, peran tersangka adalah membawa kendaraan serta menjual emas hasil curian.

Tersangka mendapat upah Rp 130 juta. Sementara, tersangka Amay, dalam kasus ini berperan mencari mobil sewaan yang digunakan untuk beraksi.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved