Miras Ciu Jadi Modal Tersangka Renggut Kegadisan Korban, 'Dibujuk Lalu Dicekoki Hingga Tak Sadar'

Modus operandi tersangka melakukan perbuatan cabul dengan cara bujuk rayu. Tersangka mencekok minuman keras kepada korban

Miras Ciu Jadi Modal Tersangka Renggut Kegadisan Korban, 'Dibujuk Lalu Dicekoki Hingga Tak Sadar'
kolase tribun bali
Kabar kriminal hari ini tentang seorang pemuda asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tega mencekoki paksa minuman keras jenis ciu kepada seorang anak perempuan di bawah umur. 

Miras Ciu Jadi Modal Tersangka Renggut Kegadisan Korban, 'Dibujuk Lalu Dicekoki Hingga Tak Sadar'

TRIBUN-BALI.COM, SLAWI - Kabar kriminal hari ini tentang seorang pemuda asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tega mencekoki paksa minuman keras jenis ciu kepada seorang anak perempuan di bawah umur.

Setelah dicekoki hingga tak berdaya, perempuan itu pun tak sadarkan diri.

Setelah tak sadarkan diri, perempuan bernasib malang itu pun langsung dicabuli oleh SA (27), pemuda asal Desa Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal.

SA melakukan aksi bejat dan cabul itu pada 20 Juni 2019 lalu.

Atas perbuatannya, korban beserta keluarganya pun melapor ke Polsek terdekat.

Baca: Berdaster dan Bersandal Jepit Ini Tampilan Sederhana Anggun C Sasmi di Kampung Halamannya

Baca: Tuah Ikan Asin, dari Kasus Penipuan hingga Pornografi Pablo Benua dan Rey Utami Terbongkar

Baca: 6 Bulan Dampingi Vanessa Angel, Ini Pengakuan Sang Pengacara Saat Ditanya Ada Sesuatu

Akhirnya, pelaku SA pun berhasil ditangkap Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tegal pada Selasa (9/7/2019) kemarin di kediamannya.

"Modus operandi tersangka melakukan perbuatan cabul dengan cara bujuk rayu. Tersangka mencekok minuman keras kepada korban," kata Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo kepada Tribunjateng.com, Kamis (11/7/2019).

Kini, tersangka beserta sejumlah barang bukti diamankan di Polres Tegal untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pelaku kini dijerat dengan pasal 82 UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Tersangka diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Tribunjateng/Akhtur Gumilang).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved