Sepanjang Jalan Taman Pancing Dipasang Pembatas Jalan, Atasi Penumpukan Kendaraan

Road Barrier (pembatas jalan) sepanjang 80 meter kini mulai dipasang di sepanjang jalan Taman Pancing dan Pulau Galang, Denpasar

Sepanjang Jalan Taman Pancing Dipasang Pembatas Jalan, Atasi Penumpukan Kendaraan
Dinas Perhubungan
Pasang pembatas - Dinas Perhubungan Kota Denpasar memasang road barrier sepanjang 80 meter di sepanjang Jalan Taman Pancing-Pulau Galang, Rabu (10/7/2019). Dengan begitu, diharapkan kekroditan lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan di kawasan itu bisa teratasi. Sepanjang Jalan Taman Pancing Dipasang Pembatas Jalan, Atasi Penumpukan Kendaraan 

Sepanjang Jalan Taman Pancing Dipasang Pembatas Jalan, Atasi Penumpukan Kendaraan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berita Denpasar hari ini, Road Barrier (pembatas jalan) sepanjang 80 meter kini mulai dipasang di sepanjang jalan Taman Pancing dan Pulau Galang, Denpasar.

Pemasangan road barrier ini dilakukan Rabu (10/7/2019) kemarin.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan menuturkan pemasangan road barrier ini dilakukan sebagai solusi atas kekroditan lalu lintas di kawasan tersebut.

Selama ini, terang dia, kekroditan akibat jalan yang sempit dan populasi kendaraan yang terus meningkat kerap menimbulkan penumpukan kendaraan.

Biasanya di situasi seperti ini sering terjadi aksi berkendara saling serobot.

Baca: Armada DLH Dibiarkan Ujan Kebusan, Tabanan Tak Punya Tempat Parkir Khusus

Baca: Jeruk Siam Murah Jelang Panen Raya, Wistawa Sebut Ini Harga Terendah

“Di kawasan simpang Jalan Taman Pancing dan Pulau Galang ini memang kerap mengalami penumpukan kendaraan dan saling serobot. Makanya untuk menghindari terjadinya kecelakaan ini kami pasang road barier,” ungkapnya.

Road barier ini dipasang khususnya di simpang timur sungai, barat sungai dan Jembatan.

“Diharapkan tidak ada lagi crossing atau pola berkendara saling serobot yang tentunya sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain,” harapnya.

Pihaknya menambahkan, bagi masyarakat sekitar dan pengendara diharapkan untuk maklum.

Mengingat turut dilaksanakan penambahan jarak untuk U-Turn (putar balik).

Baca: Hibah Pasar Badung Tunggu Tanda Tangan Presiden

Baca: Coach Teco Lebih Setuju Pakai Asisten Wasit Gawang Daripada VAR, Ini Alasannya

Sehingga mampu mendukung kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

“Tentunya ini kami terapkan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran berlalu lintas di Kota Denpasar, serta tetap terbuka usul dan saran sebagai bahan evaluasi untuk tetap memberikan layanan maksimal, berlandaskan motto Sewaka Dharma,” tandasnya.

Soal usulan pemasangan traffic light di simpang Jalan Pulau Galang dan Jalan Raya Imam Bonjol, kata Sriawan saat ini masih dalam tahap perancangan pengadaan alat lalu lintas. 

''Sudah kami ajukan di anggaran perubahan. Saat ini masih dalam proses tender, dan kami juga masih menunggu realisasinya nanti," pungkasnya. (*)

Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved