Tabanan Tunggu Jawaban Kemenpan RB Soal Usulan Formasi CPNS dan PPPK 2019

Pemerintah Kabupaten Tabanan belum menerima jawaban dari Kemenpan RB untuk usulan formasi CPNS dan PPPK tahun 2019

Tabanan Tunggu Jawaban Kemenpan RB Soal Usulan Formasi CPNS dan PPPK 2019
Tribun Bali/I Putu Supartika
Suasana seleksi CPNS tahun 2018 silam. Tabanan Tunggu Jawaban Kemenpan RB Soal Usulan Formasi CPNS dan PPPK 2019 

Tabanan Tunggu Jawaban Kemenpan RB Soal Usulan Formasi CPNS dan PPPK 2019

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pemerintah Kabupaten Tabanan belum menerima jawaban dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk usulan formasi CPNS dan PPPK tahun 2019.

Hal itu menyusul terbitnya surat edaran dari Kemnpan RB terkait perpanjangan batas waktu pengisian usulan kebutuhan ASN tahun 2019.

Dalam surat tersebut menyebutkan, masih ada beberapa instansi pusat dan daerah yang belum menyampaikan usulan kebutuhan ASN sehingga waktu pengusulan ditambah.

"Jadi sampai saat ini kita belum ada informasi berapa formasi yang disetujui Kemenpan RB. Hal ini terkait adanya penambahan waktu untuk pengisian usulan kebutuhan ASN tahun 2019," kata Kepala BKPSDM Tabanan, I Wayan Sugatra, Rabu (10/7/2019).

Baca: Pemprov Ajukan 2.100 PPPK dan 600 PNS, Formasi Disesuaikan 5 Skala Prioritas

Baca: 6 Kebiasaan Pagi Ini Bisa Picu Kanker, Tidak Memakai Tabir Surya Ternyata Berbahaya, lho!

Sugatra menjelaskan, sesuai dengan surat yang diterima, masih ada beberapa daerah yang belum mengusulkan sesuai surat Kemenpan RB. Sehingga pusat memberikan penambahan waktu dari 5-12 Juli 2019.

"Sesuai dengan isi surat yang kami terima, dalam tenggang waktu tersebut instansi pusat dan daerah harus sudah menyampaikan usulan kebutuhan ASN. Selain itu, instansi juga boleh memperbaiki analisis jabatan yang mungkin belum sesuai dengan kebutuhan di daerah setempat. Dan jika sampai batas waktu 12 Juli itu tidak menyampaikan, instansi tersebut dinyatakan tak mengusulkan formasi dan tidak mengadakan perekrutan ASN tahun 2019," jelas Sugatra.

Sugatra pun mengaku belum tahu kapan formasi tersebut akan diumumkan. Sebab, kewenangan tersebut adalah dari pemerintah pusat.

Baca: Cetak Sejarah, Indonesia Bakal Jadi Negara Pertama di Dunia Jika Pindah Ibu Kota Pakai Skema Ini

Baca: Hari Ini Singaraja dan Tabanan Cerah Berawan, Bagaimana dengan Kota Lain di Bali?

"Nah itu kami belum tahu, jadi mohon bersabar dulu," ucapnya.

Sebelumnya, Komisi I DPRD Tabanan sudah menggelar rapat kerja (raker) dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan untuk membahas terkait rencana pengusulan formasi PNS dan PPPK tahun 2019.

Dalam rapat, anggota DPRD Tabanan intinya mengusulkan agar perekrutan pegawai dilakukan sesuai dengan kebutuhan atau analisis beban kerja (ABK) dan bukan hanya mengacu ke Batas Usia Pensiun (BUP).

Dari data yang diperoleh, kebutuhan ASN di Pemkab Tabanan berdasarkan analisis beban kerja mencapai 2.613. Rinciannya, tenaga guru 946, tenaga kesehatan 774, dan 893 tenaga teknis. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved