Bali United

Berkaca dari Sanksi Bali United Akibat Ulah Fans, Teco Ingin Suporter Diedukasi

Hal ini serupa dengan pengalaman dirinya selama dua musim di klub dengan basis fans terbesar di Indonesia, Persija Jakarta.

Berkaca dari Sanksi Bali United Akibat Ulah Fans, Teco Ingin Suporter Diedukasi
Tribun Bali/Rizal Fanany
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA -  Kabar Bali United pagi ini datang dari pelatih kepala Serdadu tridatu, Stefano Teco Cugurra.

Terakit aksi tidak terpuji sekelompok fans Bali United yang kebablasan mendukung tim dengan membakar flare di Stadion Sultan Agung Bantul Yogyakarta, 26 Juni lalu, pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco menyarankan adanya edukasi bagi fans.

Coach Teco meminta manajemen Bali United segera mengadakan sosialisasi dan edukasi.

Baca: Miftahul Hamdi Komentari Sanksi Rp 200 Juta Bali United, Hamdi: Fans Harus Lebih Dewasa

Baca: Bali United vs Barito Putera akan Digelar di Tempat Netral, Fadil Sausu Ogah Aggap Remeh Lawan

Baca: Tim Woodball Bali Raih 4 Medali Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu di Pra PON 2019

Baca: Juni 2019 Kota Singaraja Tercatat Inflasi Sebesar 0,02 Persen

Hal ini serupa dengan pengalaman dirinya selama dua musim di klub dengan basis fans terbesar di Indonesia, Persija Jakarta.

Saat dikonfirmasi Tribun Bali, Rabu (10/7/2019) sore di Legian, Coach Teco menyarankan perlu dilakukan edukasi kepada seluruh pentolan fans di Bali.

Kegiatan ini guna meminimalisir kejadian serupa terulang.

"Butuh edukasi kepada fans agar tidak terulang lagi. Mungkin bisa ada pertemuan antara manajemen dan pentolan fans di seluruh Bali. Karena pentolan bisa bantu awasi anggota fansnya saat pertandingan berlangsung," jelas Coach Teco.

Menurut dia, jika ada terjadi sesuatu di tribun penonton, ketuanya atau pentolan fans bisa langsung mengamankan anggotanya.

"Klub terakhir saya kerja (Persija), ada kerja sama antara manajemen dan seluruh pentolan fans The Jak Mania. Saya dengar sebelumnya The Jak banyak masalah, tapi dua tahun saya kerja di sana, saya pikir the Jak Mania tertib saat ke mana-mana," ujarnya.

Coach Teco enggan menemui fans karena pertemuan tersebut bukan kewenangannya.

"Saya pikir ini acara manajemen Bali United dan fans. Saya lebih mengurus soal teknis lapangan, pemain dan latihan. Karena kejadian seperti ini bukan pertama kali terjadi. Manajemen sudah tahu itu. Kita harus pikir cara bagaimana bantu fans agar tidak terjadi lagi," jelas pelatih asal Brasil ini.

Coach Teco tak ingin terjadi skuat Bali United bermain tanpa di-support atau ditonton fans.

"Karena kami pelatih dan pemain juga tak ingin bermain tanpa suporter di Bali atau away. Kehadiran bikin kami semangat. Pemain bangga jika ada fans nonton langsung. Mereka cetak gol selebrasi terima kasih menuju ke para fans," katanya.(*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved