Dana Upakara Ikut Dipangkas, Rasionalisasi Berdampak Lambatnya Pencairan

Bantuan dana upakara untuk masyarakat yang biasanya disalurkan melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Pemkab Badung juga ikut dirasionalisasi

Dana Upakara Ikut Dipangkas, Rasionalisasi Berdampak Lambatnya Pencairan
kompas.com
ilustrasi uang rupiah - Dana Upakara Ikut Dipangkas, Rasionalisasi Berdampak Lambatnya Pencairan 

Dana Upakara Ikut Dipangkas, Rasionalisasi Berdampak Lambatnya Pencairan

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Berita Badung hari ini, bantuan dana upakara untuk masyarakat yang biasanya disalurkan melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Pemkab Badung juga ikut dirasionalisasi.

Jumlah dana yang diberikan tidak akan penuh sebagaimana proposal yang diajukan.

Kadisbud Badung, Ida Bagus Anom Bhasma mengamini hampir semua program di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkena rasionalisasi.

Bedanya, program bantuan untuk mendukung kegiatan budaya ini tidak dihapus, melainkan dilakukan pemangkasan dari nominal yang seharusnya diberikan.

"Kena-kena kok kami (rasionalisasi -red). Artinya, pura pura yang dananya kira-kira lebih, dipotong setengah," ujar IB Anom Bhasma Kamis (11/7/2019).

Ia menjelaskan, semisal masyarakat mengajukan permohonan dengan nominal Rp 1,5 miliar, akibat rasionalisasi itu, jumlah yang diberikan berkurang menjadi hanya Rp 1 miliar. Kini pendanaan di Badung lebih menggunakan skala prioritas.

Birokrat asal Desa Taman, Abiansemal itu juga mengakui bahwa pencairan dana sedikit terlambat lantaran masih proses rasionalisasi.

Baca: Tim Woodball Bali Raih 4 Medali Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu di Pra PON 2019

Baca: Juni 2019 Kota Singaraja Tercatat Inflasi Sebesar 0,02 Persen

"Setelah rasionalisasi, pencairan akan lancar. Sekarang memang lambat karena pemasukan dari PAD agak berkurang sehingga agak lambat pencairannya. Nah, supaya masyarakat tahu juga," jelasnya.

IB Anom Bhasma berharap masyarakat penerima bantuan dana upakara tidak mengeluh jika bantuan yang dijanjikan belum cair.

Halaman
123
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved