Jelang Galungan Harga Jeruk Murah, Petani Jadikan Jeruk Sebagai Pupuk

Petani jeruk Desa Taro, Tegalalang ini mejadikan jeruk-jeruknya yang saat ini tengah panen, sebagai pupuk organik lantaran harga jual jeruk murah

Jelang Galungan Harga Jeruk Murah, Petani Jadikan Jeruk Sebagai Pupuk
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Petani jeruk di Desa Taro, Tegalalang, Gianyar tengah memanen jeruknya, Jumat (12/7/2019). Jelang Galungan Harga Jeruk Murah, Petani Jadikan Jeruk Sebagai Pupuk 

Jelang Galungan Harga Jeruk Murah, Petani Jadikan Jeruk Sebagai Pupuk

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Harapan Ni Komang Rini (31) meraup keuntungan dari panen jeruknya menjelang Hari Raya Galungan, kandas.

Petani jeruk asal Banjar Let, Desa Taro, Tegalalang ini, justru mejadikan jeruk-jeruknya yang saat ini tengah panen, sebagai pupuk organik.

Hal ini lantaran harga jual jeruk di pasaran hanya Rp 3.500 per kilogram (kg).

Ditemui di ladangnya, Jumat (12/7/2019), Rini mengatakan, sekali panen ia mendapatkan 500 kg jeruk, di lahannya yang seluas 20 are.

Jeruk tersebut dipanen sekali setiap 20 hari.

Meskipun panen banyak menjelang Galungan, Rini tidak terlihat begitu senang. Dia beralasan karena harga jeruk saat ini sangat murah.

Baca: Bali United Full Team, Yakin Tiga Poin di Kandang Barito Putera

Baca: Pria Paruh Baya Tergeletak Tak Bernyawa di Kompleks Pertokoan Emas Jalan Hasanudin Denpasar

“Jeruk hasil panen biasanya saya bawa ke pengepul buah di Bangli, yang nantinya akan dijual ke luar Bali. Sementara sisanya yang tidak dipilih, saya jual ke pengepul yang berjualan di pasar-pasar di Bali. Tapi sekarang harganya sangat murah, Rp 3.500 per kilogram, sebelumnya masih Rp 5.000 sampai Rp 6.000 per kilogram,” ujarnya.

Lantaran harga jeruk di pasar lokal tak sesuai ekpesktasinya, Rini pun memilih menggunakan jeruk sisa packing pengepul di Bangli, sebagai pupuk pohon jeruknya.

Dia menilai hal tersebut lebih bermanfaat, lantaran harga pupuk relatif lebih mahal dari buah jeruk.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved