Pelihara Burung Merak hingga Cendrawasih Tanpa Izin, Purnita Divonis 7 Bulan Penjara

Purnita dinyatakan bersalah karena menyimpan dan memelihara satwa langka dan dilindungi di rumahnya tanpa izin resmi

Pelihara Burung Merak hingga Cendrawasih Tanpa Izin, Purnita Divonis 7 Bulan Penjara
Tribun Bali/I Putu Candra
Purnita saat menjalani sidang vonis di PN Denpasar,┬áKamis (11/7/2019). Pelihara Burung Merak hingga Cendrawasih Tanpa Izin, Purnita Divonis 7 Bulan Penjara 

Pelihara Burung Merak hingga Cendrawasih Tanpa Izin, Purnita Divonis 7 Bulan Penjara

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Ketut Purnita alias Andika (37) terlihat bengong divonis tujuh bulan penjara oleh majelis hakim pimpinan Bambang Ekaputra, Kamis (11/7/2019).

Pasalnya vonis itu lebih tinggi sebulan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Purnita dinyatakan bersalah karena menyimpan dan memelihara satwa langka dan dilindungi di rumahnya tanpa izin resmi.

Saat diamankan, petugas berhasil menyita lima ekor satwa dari rumah Purnita. Diantaranya 2 ekor burung Merak, satu ekor burung Cendrawasih, seekor burung Kankareng dan seekor burung Alap-alap atau Elang.

Sebelumnya, Jaksa I Gede Raka Arimbawa menuntut Purnita dengan pidana penjara selama enam bulan.

Selain itu, ia juga dituntut pidana tambahan berupa hukuman denda Rp 5 juta, subsider empat bulan kurungan.

Baca: Penyelundup Orang Utan Asal Rusia Divonis Lebih Tinggi, Andrei Zhestkov Dihukum 1 Tahun

Baca: 4 Hari Dirawat Seusai Tersambar Api Saat Ngaben Massal di Klungkung, Wayan Murdika Meninggal

Terhadap vonis majelis hakim itu, baik Purnita yang tanpa didampingi penasihat hukum dan jaksa belum menyatakan sikap. Apakah menerima atau mengajukan banding. Hakim pun memberikan waktu sepekan menanggapi putusan itu.

Dalam amar putusan majelis hakim di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menyatakan, terdakwa telah terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja menyimpan, memiliki, memelihara satwa yang dilindungi dan masih hidup. Perbuatan terdakwa diatur dan diancam dalam Pasal 21 ayat (2) huruf a Jo. Pasal 40 ayat (2) UU.No.5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya.

"Mengadili, menjatuhkan pidana kepada I Ketut Purnita alias Andika dengan pidana penjara selama tujuh bulan. Dan denda Rp 10 juta, subsider tiga bulan kurungan," tegas Hakim Ketua Bambang Ekaputra.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved