Teluk Benoa Masuk Konservasi Maritim, Ini Beberapa Perairan Bali yang Sudah Masuk Konservasi

Pemprov Bali akhirnya memblok kawasan Teluk Benoa di peta zonasi sebagai zona konservasi maritim

Teluk Benoa Masuk Konservasi Maritim, Ini Beberapa Perairan Bali yang Sudah Masuk Konservasi
Tribun Bali/ I Putu Darmendra
Desa Pekraman Lebih menggelar aksi menolak reklamasi Teluk Benoa di Pantai Lebih, Kamis (10/3/2016). Teluk Benoa Masuk Konservasi Maritim, Ini Beberapa Perairan Bali yang Sudah Masuk Konservasi 

Teluk Benoa Masuk Konservasi Maritim, Ini Beberapa Perairan Bali yang Sudah Masuk Konservasi

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, BALI – Berita Bali hari ini, Pemprov Bali akhirnya memblok kawasan Teluk Benoa di peta zonasi sebagai zona konservasi maritim.

Hal itu tercetus dalam rapat konsultasi publik dokumen antara Rencana Zonasi Wilayah Perairan dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (11/7/2019).

Diubahnya status Teluk Benoa sebagai konservasi maritim berkaitan dengan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster yang menolak rencana reklamasi di kawasan tersebut.

“Nah, kalau Teluk Benoa kita sudah memblok di rencana zonasi, bahwa itu menjadi kawasan konservasi maritim,” kata Ketua Kelompok Kerja (Pokja) penyusunan RZWP3K I Made Sudarsana saat ditemui di Pesta Kesenian Bali (PKB), Jumat (12/7/2019) siang.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan ini mengatakan, sampai saat ini ada beberapa kawasan perairan Bali yang dijadikan sebagai zona konservasi.

Baca: Bali United Full Team, Yakin Tiga Poin di Kandang Barito Putera

Baca: Pria Paruh Baya Tergeletak Tak Bernyawa di Kompleks Pertokoan Emas Jalan Hasanudin Denpasar

Hal itu karena menurut ketentuan nasional setiap daerah harus memiliki wilayah perairan konservasi minimal 10 persen.

Sampai saat ini, sesuai ketetapan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI kawasan yang masuk konservasi yakni zona perairan Nusa Penida.

Selain itu terdapat tiga zona perairan yang sudah dicadangkan sebelum mendapatkan ketetapan kawasan konservasi yang terdapat di Kabupaten Karangasem, seperti kawasan Amed, Tulamben dan perairan Manggis.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved