Tempat Pandai Besi di Denpasar Ini Ludes Terbakar Api, Kerugian Nyoman Wana Capai Rp 100 Juta

Kebakaran melahap sebuah bangunan perapen tempat membuat pisau pada Jumat (12/6/2019) dini hari pukul 02.00 Wita di jalan Kenyeri, Gang Kemuning No 2X

Tempat Pandai Besi di Denpasar Ini Ludes Terbakar Api, Kerugian Nyoman Wana Capai Rp 100 Juta
Dok Polsek Denpasar Timur
Bangunan perapen di jalan Kenyeri, Gang Kemuning No 2X, Denpasar, Bali kebakaran, Jumat (12/7/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -- Kebakaran melahap sebuah bangunan perapen tempat membuat pisau pada Jumat (12/6/2019) dini hari pukul 02.00 Wita di jalan Kenyeri, Gang Kemuning No 2X, Denpasar, Bali

Kebakaran tersebut juga menelan kerugian material ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Menurut keterangan saksi yang juga korban bernama Nyoman Wana (48) menerangkan bahwa pada saat kejadian korban sedang tidur- tiduran didalam kamar yang terletak di sebelah barat, kemudian korban mendengar ada suara kayu terbakar, dan orang berteriak kebakaran.

Selanjutnya korban keluar kamar dan melihat api sudah besar di bangunan tempat membuat peralatan besi yang terletak di sebelah timur TKP.

"Saat itu saya melihat api sudah besar di bangunan tempat penyimpanan kayu bahan pembuat sarung dan pegangan pisau, serta penyimpanan besi untuk membuat pisau itu," ujar Nyoman Wana yang diketahui berprofesi sebagai si pandai besi tersebut.

Memang sebelumnya di TKP ada orang yang bekerja dengan menggunakan gerinda (membuat pisau, dan sejenisnya) dari pagi hingga pukul 17.00 Wita.

"Ya kemungkinan api percikan gerinda bersarang pada kayu maupun plastik akrilik yang setelah beberapa lama kemudian menyala dan membesar yang kemudian menjadi penyebab kebakaran dan saksi sempat membakar sampah dekat TKP," jelasnya

Kapolsek Dentim, Kompol Karang Adiputra menjelaskan, Kobaran api membakar  bangunan semi permanen dengan luas tanah 1 are dengan isinya.

Diantaranya, 20 unit mesin gerinda, satu unit Mesin bor kayu, dua unit gregaji meja, satu unit kompresor, kayu, besi dan plastik akrilik bahan membuat sarung dan pegangan pisau

"Untuk nominal kerugian diperkirakan sebesar Rp 100 juta dan tidak ada korban jiwa," ujarnya

Dikonfirmasi terpisah, Kepala BPBD Denpasar, Ida Bagus Joni Ari Wibawa menambahkan, PMK BPBD Denpasar tiba di TKP pukul 02.30 Wita, dan api baru dapat dipadamkan pada pukul 03.00 Wita setelah dikerahkan sebanyak 4 unit mobil PMK BPBD Denpasar.

"Kebakaran diduga disebabkan oleh api percikan gerinda bersarang pada kayu maupun plastik akrilik yang setelah beberapa lama kemudian menyala dan membesar, ataupun akibat dari pembakaran sampah di dekat TKP," tutupnya. (*) 

Penulis: Rino Gale
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved