6.275 Masyarakat Denpasar Pakai Aplikasi Sidarling, Pemilahan Sampah Rumah Tangga Berbasis NIK

Sekretaris DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa mengatakan hingga kini, di Kota Denpasar telah terbentuk sebanyak 100 bank sampah

6.275 Masyarakat Denpasar Pakai Aplikasi Sidarling, Pemilahan Sampah Rumah Tangga Berbasis NIK
Tribun Bali/I Putu Supartika
Aksi bersih-bersih sampah beberapa waktu lalu di Pantai Mertasari. 6.275 Masyarakat Denpasar Pakai Aplikasi Sidarling, Pemilahan Sampah Rumah Tangga Berbasis NIK 

6.275 Masyarakat Denpasar Pakai Aplikasi Sidarling, Pemilahan Sampah Rumah Tangga Berbasis NIK

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berita Denpasar hari ini, Sekretaris DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa mengatakan hingga kini, di Kota Denpasar telah terbentuk sebanyak 100 bank sampah.

Dari 100 bank sampah tersebut, baru 56 bank sampah yang tergabung dalam aplikasi.

56 bank sampah tergabung dalam aplikasi Sistem Informasi Sadar dan Peduli Lingkungan (Sidarling). Adapun keanggotaan Sidarling hingga kini sebanyak 6.275 orang.

“Sekarang tidak ada target (anggota), yang penting kerja maksimal karena sesuai dengan harapan, makin banyak bank sampah makin banyak masyarakat memilah sampah untuk dibawa ke bank sampah sehingga mengurangi volume sampah anorganik di TPA,” kata Wirabawa ketika dikonfirmasi, Sabtu (13/7/2019) siang.

Baca: Akhirnya, Prabowo Ucapkan Selamat ke Jokowi di Stasiun MRT, Warga Teriak We Love U

Baca: Andhika Wijaya Berharap Tiga Poin dari Banjarmasin Jadi Kado Ultah

Ia menambahkan, “Kami berupaya terus sosialisasikan dan edukasi guna mendukung pembentukan bank sampah di desa lurah dan banjar-banjar, semakin banyak terbentuk dengan harapan sampah yang terpilah pun semakin banyak.”

Menurutnya, program bank sampah yang juga terintegrasi dengan aplikasi Sidarling ini merupakan program pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga berbasis NIK.

Aksi bersih-bersih sampah beberapa waktu lalu di Pantai Mertasari.
Aksi bersih-bersih sampah beberapa waktu lalu di Pantai Mertasari. (Tribun Bali/I Putu Supartika)

Aplikasi Sidarling ini juga menyediakan penghargaan (reward) bagi nasabah yang sudah mencapai poin pengumpulan tertentu. 

Pemberian reward didasarkan pada jumlah poin yang dimiliki oleh anggota yakni silver untuk pengumpulan point 0-24. Poin ini akan mendapat Iayanan yang diperoleh yaitu bus sekolah gratis.

Baca: Redam Emosi Bli, Kendalikan Diri & Bermain Sabar! Andhika Siap Ladeni Penyerang Cepat Barito Putera

Baca: Tukar Bra Lama yang Masih Layak Pakai dengan yang Baru, Berlaku Sampai 31 Juli 2019

Untuk kategori gold mengumpulan poin 25-75 dengan Iayanan yang diperoleh yaitu bus sekolah gratis, diskon belanja di beberapa toko, prioritas pelayanan seperti KK, KTP, perizinan, BPD, pembayaran air atau listrik, pelayanan rumah sakit dan puskesmas.

Aksi bersih-bersih sampah beberapa waktu lalu di Pantai Mertasari.
Aksi bersih-bersih sampah beberapa waktu lalu di Pantai Mertasari. (Tribun Bali/I Putu Supartika)

Dan untuk platinum mampu mengumpulkan poin 75 ke atas dengan pelayanan yang diperoleh yaitu bus sekolah gratis, diskon belanja di beberapa toko, prioritas pelayanan yakni KK, KTP, perizinan, BPD, dan pembayaran air atau listrik, pelayanan rumah sakit dan puskesmas, serta beasiswa bagi siswa sekolah. 

"Melalui pelaksanaan sistem ini dan beberapa upaya serta inovasi tersebut, diharapkan semakin banyak komponen masyarakat yang secara aktif turut menjaga kelestarian lingkungan demi mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat dan lestari demi keberlanjutan generasi sekarang dan yang akan datang," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved