BPKP Belum Keluarkan Hasil Kerugian Kasus Pungutan Retribusi di Sepuluh Objek Wisata Karangasem

Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) belum mengeluarkan hasil kerugian kasus pungutan retribusi di sepuluh objek wisata di Karangasem

BPKP Belum Keluarkan Hasil Kerugian Kasus Pungutan Retribusi di Sepuluh Objek Wisata Karangasem
ist/net
ilustrasi pungutan - BPKP Belum Keluarkan Hasil Kerugian Kasus Pungutan Retribusi di Sepuluh Objek Wisata Karangasem 

BPKP Belum Keluarkan Hasil Kerugian Kasus Pungutan Retribusi di Sepuluh Objek Wisata Karangasem

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) belum mengeluarkan hasil kerugian kasus pungutan retribusi di sepuluh objek wisata di Karangasem.

Padahal perhitungan dilakukan sejak bulan Agustus 2018 sampai seekarang, hampir mencapai satu tahunan.

Jumat (12/7/2019), Kasi Pidana Khusus, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kaarangasem, Andri Kurniawan mengatakan, Kejari terus berkoordinasi dengan BPKP. Hasil kerugian masih perhitungan.

"Kami selalu berkoordinasi. Katanya sudah tahap akhir, tapi hingga kini belum ada," kata Andri Kurniawan.

Sampai di mana proses perhitunganya? Andri Kurniawan belum bisa memastikan.

Tapi, pihaknya memastikan jika karcis retribusi yang dihitung auditor BPKP sudah tuntas.

Baca: SMA Saraswati Melaya Hanya Dapat Enam Siswa

Baca: Kelian Dinas dan Adat Tersangka Pungli Kipem

Kapan hasil diserahkan, Andri belum bisa memastikan. Pihaknya berharap hasilnya keluar, biar kasusnya cepat selesai.

"Lumayan lama perhitungan. Saya sendiri bingung. Padahal semboyan kita, Ikan Sepat Ikan Gabus Ikan Lele, lebih cepat lebih bagus tidak bertele tele," katanya sembari tersenyum.

Pihaknya berjanji segera memproses kasus ini jika hasil kerugian keluar. Dan saksi-saksi sudah diperiksa semuanya.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved