Detik-Detik Kematian, Otak Tak Langsung Mati setelah Jantung Berhenti Berdetak

Ia mendeskripsikan, pasien yang mengalami henti jantung tetap melihat sang dokter bekerja dan berusaha menyelamatkan.

Detik-Detik Kematian, Otak Tak Langsung Mati setelah Jantung Berhenti Berdetak
kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Kematian masih terus menjadi misteri bagi manusia.

Bagaimana orang-orang melalui proses kematian dan apa yang terjadi pada mereka saat jantung berhenti berdetak.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ternyata seseorang yang telah dinyatakan meninggal karena jantungnya berhenti berdetak, tak langsung kehilangan kesadaran.

Hal itu dikarenakan otak mereka masih berfungsi beberapa saat setelah jantung berhenti berdetak.

Manusia yang mati tak langsung kehilangan kesadaran.

Mereka akan sadar setidaknya beberapa jam sebelum akhirnya benar-benar mati. Itu diperoleh dari hasil penelitian neurologi.

Para ahli saraf mengungkapkan, otak manusia tak langsung "shut down" begitu jantung berhenti berdetak.

Dr Sam Pania, direktur penelitian perawatan dan resusitasi kritis, di NYU Langone School of Medicine, New York, bersama dengan rekannya menyelidiki bagaimana otak mati.

Parnia mengungkapkan, saat pernapasan dan detak jantung berhenti, setidaknya selama dua sampai 20 detik manusia masih sadar.

Hal ini berkaitan dengan waktu korteks serebal dalam otak (Bagian otak yang menangani pikiran yang lebih tinggi, red) diperkirakan mampu bertahan tanpa oksigen.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved