Lewat Program Pengembangan Desa Mitra, STPBI Garap “Pelaga Agrotourism Park”

Kegiatan yang dicanangkan selama 3 tahun ini bertujuan mengembangkan Desa Pelaga sebagai objek wisata berbasis agrowisata bernama “Pelaga Agrotourism

Lewat Program Pengembangan Desa Mitra, STPBI Garap “Pelaga Agrotourism Park”
Dosen STPBI Denpasar
Lewat Program Pengembangan Desa Mitra, STPBI Garap “Pelaga Agrotourism Park” 

Lewat Program Pengembangan Desa Mitra, STPBI Garap “Pelaga Agrotourism Park” 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pengembangan agrowisata di Pelaga sudah bukan wacana lagi.

Melalui Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM), STPBI Denpasar sejak 17 Mei 2019 sudah melakukan sosialisasi programnya kepada mitra sasaran, yang terdiri dari anggota Pokdarwis, PKK dan Karang Taruna Desa Pelaga.

Kegiatan yang dicanangkan selama 3 tahun ini bertujuan mengembangkan Desa Pelaga sebagai objek wisata berbasis agrowisata bernama “Pelaga Agrotourism Park”.

Destinasi ini nantinya dikelola oleh masyarakat lokal dengan memanfaatkan potensi alam dan budaya yang ada di Pelaga menjadi kemasan paket-paket wisata pilihan menarik, menyehatkan dan menambah wawasan pengalaman para wisatawan.

Baca: Dipecat Perusahaannya, Kisah Pria Ini Berakhir Mujur & Bahagia Setelah di Pesawat Bertemu Jodohnya

Baca: Ubud Bali Masuk Jajaran 15 Kota Terbaik Dunia Versi Travel + Leisure

Program yang didanai dari dana hibah Kemenristekdikti ini dikomandani langsung oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STPBI, Drs I Wayan Pantiyasa, MM.

“Kami berharap program ini dapat bersinergi dengan seluruh stakeholder pariwisata dalam rangka membangun Badung Utara,” ujar I Wayan Pantiyasa warga Badung Selatan ini.

Pada tahun pertama programnya, STPBI sudah melakukan serangkaian kegiatan antara lain FGD Pengelolaan Desa Wisata dalam upaya menyamakan persepsi kelompok-kelompok masyarakat pengelola atraksi wisata yang ada di Pelaga dan meningkatkan kapasitas SDMnya.

Ibu-ibu PKK yang tergabung dalam kelompok pengolah pangan juga telah menerima pendampingan berupa pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan perijinan usaha mikro melalui sistem OSS (Online Single Submission) serta peningkatan kualitas produk UKMnya.

Baca: Jika Anak Mengalami Cyber Bullying, Ini yang Harus Dilakukan Orangtua!

Baca: Kenapa Nyamuk Suka Terbang di Sekitar Kepala dan Telinga?

Dengan menggandeng Dinas Pariwisata dan Dinas Koperasi UKM Kabupaten Badung, juga telah dilakukan pengenalan dan branding dengan ikut serta dalam ajang pameran dan promosi pariwisata di Discovery Shopping Mall Kuta, dan pada Festival Budaya Pertanian di Tukad Bangkung Pelaga belum lama ini.

Awal Agustus mendatang akan dilakukan kegiatan pelatihan profesi Barista kepada anggota Karang Taruna, mengingat Pelaga sebagai daerah penghasil kopi, termasuk pendampingan untuk peningkatan kualitas produk kopi rakyatnya.

Pelatihan-pelatihan lainnya terkait pengolahan hasil pertanian Desa Pelaga akan dilakukan selama program ini berlangsung.

Seluruh rangkaian kegiatan pengabdian ini adalah dalam upaya mempersiapkan masyarakat Pelaga mengelola destinasi “Pelaga Agrotourism Park”.

(*) 

Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved