Mulai Dilanda Kekeringan, BPBD Karangasem Distribusikan 10.000 Liter Air Bersih

BPBD Karangasem mendistribusikan 10.000 liter air ke Banjar Laga, Desa Nawakerti, Kecamatan Abang karena tempat penampungan air warga sudah kering

Mulai Dilanda Kekeringan, BPBD Karangasem Distribusikan 10.000 Liter Air Bersih
Tribun Bali/Saiful Rohim
Petugas BPBD Karangasem mendistribusikan air ke Banjar Dinas Laga, Desa Nawakerti, Kecamatan Abang, Jumat (12/7/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem mendistribusikan 10.000 liter air ke Banjar Laga, Desa Nawakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, Jumat (12/7/2019).

Pendistribusian dilakukan karena tempat penampungan air warga sudah kering.  Sebagian warga Desa Nawakerti pun kesulitan air bersih.

"Biasanya warga menggunakan air di cubang untuk makan minum. Sekarang warga sulit mendapat air bersih. Di daerah bagian atas ada sumber air tapi jaraknya jauh, debitnya juga sudah mulai kering," ujar Kepala Seksi Kedarurataan dan Logistik, BPBD Karangasem, Ni Wayan Asmi Sukmawati.

BPBD mendistribusian air bersih ke Desa Nawakerti karena ada permintaan dari warga. Desa mengajukan bantuan air untuk keperluan setiap hari.

Sebelum mendistribusikan, petugas mengecek lokasi dan medan terlebih dahulu. Jika memungkinkan, pengiriman bisa dilakukan setelahnya.

Tiga hari sebelumnya, BPBD serta Dinas Sosial telah mendistribusikan air ke Banjar Dinas Pandan, Desa Dukuh, Kecamatan Kubu. Air yang didistribusikn 5.000 liter ke tempat penampungan air umum.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa mengatakan, pendistribusian air bersih hampir tiap tahun dilakukan terutama saat musim panas dan kemarau.

Biasanya desa yang rawan kering sering mengusulkan bantuan air.

"Baru dua desa yang mohon bantuan  air," ungkap dia.

"Kami juga akan bersurat ke BUMN. Seperti PLN, Pertamina, dan bank untuk memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) ke masyarakat Karangasem. CSR berupa air bersih. Semoga permohonannya bisa direalisasikan," harapnya.

Berdasarkan pemetaan sementara BPBD Karangasem, ada beberapa daerah yang kesulitan memperoleh air bersih saat musim kemarau.

Dari delapan kecamatan, daerah yang kesulitan mendapat air di musim kemarau yakni Kecamatan Kubu, Abang, Bebandem, dan Karangasem.

Desa di Kecamatan Kubu yang kesulitan memperoleh air bersih musim kemarau yakni, Desa Baturinggit bagian atas, Sukadana bagian atas, Ban bagian atas, Dukuh bagian atas, Tianyar Tengah bagian atas, Tianyar Barat bagian atas, dan Tulamben bagian atas. Ditambah daerah Tianyar bagian atas.

Desa di kecamatan lain juga berpotensi kesulitan mendapat air seperti Desa Datah dan Nawakerti, Kecamatan Abang.

Seraya Timur bagian atas Kecamatan Karangasem. Desa Buana Giri Kecamatan Bebandem. Daerah yang kesulitan peroleh air bersih karena minim sumber air dan lahan kering. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved