Orangtua Tolak Upaya Diversi Tiga Tersangka, Ngotot Kasus Penganiayaan Lanjut Pengadilan

Perempuan berambut ikal ini menolak damai. Ia masih tidak terima putrinya Ni Ketut APP (15) menjadi korban kekerasan

Orangtua Tolak Upaya Diversi Tiga Tersangka, Ngotot Kasus Penganiayaan Lanjut Pengadilan
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
DIVERSI GAGAL - Tersangka kekerasan bersama keluarganya meninggalkan Polres Klungkung, Jumat (12/7/2019). Upaya diversi antara pelaku dan korban gagal. Keluarga korban minta kasus ini dibawa ke pengadilan. Orangtua Tolak Upaya Diversi Tiga Tersangka, Ngotot Kasus Penganiayaan Lanjut Pengadilan 

Orangtua Tolak Upaya Diversi Tiga Tersangka, Ngotot Kasus Penganiayaan Lanjut Pengadilan

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Ni Wayan A, berjalan keluar dari ruang Rupatama Polres Klungkung, Jumat (12/7/2019).

Perempuan berambut ikal ini menolak damai. Ia masih tidak terima putrinya Ni Ketut APP (15) menjadi korban kekerasan.

Ia dan keluargnya tak mau kasus ini ditempuh lewat jalur diversi.

Ni Wayan A dan anaknya yang jadi korban persekusi geng remaja putri ngotot tiga tersangka yaitu Ni Komang P (16), P (6) dan Ni Kadek KD (6) diseret ke pengadilan.

"Ini menyangkut nama baik keluarga kami di masyarakat. Dalam hati kami sebenarnya memaafkan. Tapi karena sudah viral kami minta kasus ini tetap lanjut," ujar dia saat mendampingi putrinya dalam upaya diversi kasus di Polres Klungkung, kemarin.

Ia mengungkapkan, apa yang dilakukan para pelaku sudah sangat tidak manusiawi.

Terlebih penganiayaan terhadap putrinya itu direkam dan diviralkan sehingga sudah sangat melukai perasaan keluarga korban.

"Jadi walaupun nanti masih ada upaya diversi di kejaksaan, kami akan tetap minta lanjut," ungkap dia sembari pergi meninggalkan Polres Klungkung karena putrinya hendak bersekolah.

Mohon Maaf

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved