Pesta Kesenian Bali
PKB ke-41 Tahun 2019 Resmi Ditutup, Kadisbud Sebut Kunjungan 52.856 Orang Per Hari
Perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 tahun 2019 secara resmi ditutup oleh Gubernur Bali Wayan Koster, di Panggung Terbuka Arda Chandra
Penulis: Wema Satya Dinata | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 tahun 2019 secara resmi ditutup oleh Gubernur Bali Wayan Koster, di Panggung Terbuka Arda Chandra Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu (13/7/2019) malam.
Sebelumnya, selama berlangsungnya PKB yang dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo pada 15 Juni 2019 lalu telah digelar sebanyak 220 kegiatan yang meliputi pagelaran, parade, lomba, workshop, sarasehan dan pameran.
Kepala Dinas Kebudayaan provinsi Bali, I Wayan Kun Adnyana mengatakan pihaknya telah melakukan penghitungan manual dengan alat hitung pada empat pintu masuk Taman Budaya dengan sampel penghitungan masing-masing dua kali pada akhir pekan dan hari biasa. Kemudian ditemukan rata-rata kunjungan Krama Bali per hari ke area PKB sejumlah 52.856 orang.
“Kami juga melakukan survei internal pada pengunjung terkait evaluasi Penyelenggaraan PKB ke-41 tahun 2019, yang dalam waktu dekat akan kita umumkan,” kata Kun Adnyana dalam laporannya.
Adapun peserta pelaku seni, baik koreografer, penari, komposer, tokoh adat, seniman maupun budayawan yang terlibat sebagai pengisi acara sejumlah 18.422 orang.
Ia melanjutkan terkait masalah kebersihan lingkungan, kenyamanan, ketepat waktuan serta keramahan layanan PKB tahun ini dapat terwujud karena berkat soliditas sekitar 18 ribu tim pendukung.
Tim tersebut meliputi tim kebersihan, keamanan, perhubungan, parkir, kesehatan, tim kreatif, stage manager, tenaga sound dan lampu, serta tenaga dokumentasi.
“Secara keseluruhan acara PKB tahun ini telah berjalan lancar. Semua pihak mengapresiasi serta menyampaikan pendapat tema Bayu Pramana semakin menggema dalam seluruh materi yang dipertunjukkan dalam PKB,” tuturnya.
Mengenai persoalan sampah, ia menyebut pada PKB tahun ini mengalami peningkatan.
Laporan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, bahwa ada peningkatan volume sampah setiap harinya yang tahun lalu rata-rata 2 ton, kemudian pada tahun 2019 ini menjadi 3,5 ton.
Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan pihaknya dalam PKB tahun 2019 ini berupaya melakukan pembenahan terhadap tata kelola penyelenggaraan PKB agar tidak terkesan monoton.
Terdapat hal-hal Baru yang ditampilkan dalam PKB ke-41 tahun ini.
Pertama, mengimplementasikan secara konsisten terhadap tema PKB ke-41 tahun 2019, yaitu ‘Bayu Pramana’ ke dalam semua materi yang ditampilkan dalam PKB.
Yang kedua, mengimplementasikan beberapa Peraturan Gubernur (Pergub) yang telah dibuat pada masa kepemimpinan Gubernur Wayan Koster dan Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dalam perhelatan PKB ke-41.
Peraturan Gubernur tersebut antara lain, Pergub nomor 79 tahun 2018 tentang penggunaan busana adat Bali, Pergub nomor 80 tahun 2018 tentang perlindungan dan penggunaan bahasa, sastra dan aksara Bali, Pergub nomor 97 tahun 2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai, serta Pergub nomor 99 tahun 2018 tentang pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan dan Industri lokal Bali.
Acara penutupan diakhiri dengan pementasan sendratari kolosal ‘Dalem Samprangan’ oleh tim kesenian SMKN 3 Sukawati, Gianyar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pesta-kesenian-bali-ditutup.jpg)