Breaking News:

Sering Diintip Saat Bersetebuh, Pria Ini Lakukan Tindakan Keji Hingga Nyawa Adik Ipar Melayang

Informasi lainnya, korban juga sempat mengajak istri pelaku untuk berhubungan badan. Tapi, apakah sudah pernah dilakukan, masih diselidiki,

Editor: Rizki Laelani
tangkap layar tribun jabar
ILUSTRASI (foto tak terkait berita). Kabar kriminal hari ini terkait kasus pembunuhan di Desa Mananti, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).Korban sering mengintip pelaku saat sedang bersetubuh dengan istrinya. Sehingga pelaku merasa terhina dan dendam terhadap korban 

Korban juga mengalami luka robek di leher dan bahu.

Baca: Setiap Habis Makai Dipaksa Layani Dia, Teman-temannya Juga, Gadis 17 Tahun Lakukan Hal Nekat

Baca: Suami Bersetubuh dengan Saudari Kembarnya, Istri: Sering Dipergoki, Malah Nantang Berkelahi

Baca: Benarkah Sedang Bugil Saat Digerebek Polisi? Vanessa Angel Buka-bukaan, Ini Sosok Rian si Pemesan

Baca: Vanessa Angel Buka-bukaan, 30 Menit Bersama Rian Subroto, Ini yang Dilakukan Sebelum Digerebek

Baca: 6 Bulan Dampingi Vanessa Angel, Ini Pengakuan Sang Pengacara Saat Ditanya Ada Sesuatu

Setelah dibunuh oleh Tamba pada Jumat (12/7/2019) sekitar pukul 10.00 WIB kemarin.

Korban dan tersangka memiliki hubungan sebagai ipar. Adik tersangka adalah istri korban.

Pembunuhan terjadi di kediaman korban setelah tersangka mendatanginya.

Setelah membunuh korban, tersangka ke luar dari kediaman korban dan memberitahukan kepada warga kalau dirinya sudah membunuh adik iparnya.

"Setelah melakukan pembunuhan, tersangka keluar sambil berkata ‘madung hubunuh ia’ (sudah kubunuh dia) dan terus melarikan diri ke belakang rumahnya," ungkap Alex.

Polisi yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi.

Kemudian melakukan pengejaran bersama personel Polsek Padang Bolak.

Sekitar pukul 16.05 WIB tersangka berhasil diringkus.

Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti sebilah egrek dengan tiang kayu panjang berkisar satu meter.

Kemudian kemeja lengan pendek dan celana pendek milik pelaku dengan bercak darah.

"Kita sangsi juga, kemarin tersangka saat ditanyai dalam kondisi yang tidak stabil. Makanya kita masih terus melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut," jelas Alexander. (mak/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved