Atlet Denpasar Borong 6 Medali Kejurnas Panahan 3rd Bogor Open Archery Championship 2019

Gadis yang akrab di sapa Aya ini bercerita bahwa dari kejurnas panahan itu ia berhasil mendapatkan 6 medali

Atlet Denpasar Borong 6 Medali Kejurnas Panahan 3rd Bogor Open Archery Championship 2019
Dok Juanka Aya Habiba Rahardjo
Juanka Aya Habiba Rahardjo saat menerima medali di podium. Atlet Denpasar Borong 6 Medali Kejurnas Panahan 3rd Bogor Open Archery Championship 2019 

Atlet Denpasar Borong 6 Medali Kejurnas Panahan 3rd Bogor Open Archery Championship 2019

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kejuaraan Nasional Panahan antar Club 3rd Bogor Open Archery Championship 2019 di GOR Pajajaran Bogor, Jawa Barat, tanggal 6-13 Juli 2019 telah berakhir.

Beberapa atlet panahan yang ikut berlomba dalam kejauraan tersebut berhasil membawa pulang medali, salah satunya atlet panahan Denpasar Juanka Aya Habiba Rahardjo.

Gadis yang akrab di sapa Aya ini bercerita bahwa dari kejurnas panahan itu ia berhasil mendapatkan 6 medali, yaitu medali perak di kategori total kualifikasi recurve U-17 putri dan total beregu nasional umum.

Medali perunggu berhasil ia dapatkan di kategori aduan recurve U-17 putri, total kualifikasi nasional umum, aduan beregu nasional umum dan aduan nasional umum putri.

Barito Putera vs Bali United - Melvin Platje: Buang Ego, Utamakan Tiga Poin

DLHK Denpasar Klaim Perwali 36 Tahun 2018 Kurangi Penggunaan Kantong Plastik 12 Juta Lembar

Ia mengaku senang atas prestasi yang telah diraih. Selain mendapatkan medali, gadis berkulit sawo matang ini juga mendapatkan beberapa pelajaran berharga dalam kejuaraan itu.

“Senang banget, karena ini pertama kali saya bertanding di luar Bali. Saya juga jadi lebih bisa menjaga emosi saat bertanding, dan bisa lebih tenang,” ucapnya saat dihubungi Tribun Bali, Sabtu (13/7/2019).

Ia mengatakan, sempat merasa gugup saat perlombaan berlangsung, namun rasa gugup itu dapat diatasinya dengan baik sehingga tidak terlalu mengganggunya saat berlomba.

Saat ditanya mengenai lawan terberatnya, Aya berkata yang menjadi lawan terberat ialah atlet panahan dari Tangerang, Banten.

Trenyuh dengar Cerita Gading & Gempi, Roy Marten Menangis & Beri Petuah Begini

Senam AW S3 Untuk Kesehatan dan Perekat Bangsa, Lepas 3.000 Bibit Lele

“Atlet dari daerah Tangerang, memang jam terbang dia yang bagus, jadi dia lebih tenang dan fokus saat berlomba,” ucap siswi SMAN 2 Denpasar ini.

Setelah kejuaraan tersebut berakhir, Aya akan tetap berlatih untuk memperbaiki beberapa kekurangan selama 3rd Bogor Open Archery Championship 2019.

“Saya ingin memperbaiki mental pada diri saya, dan lebih giat berlatih agar bisa mencapai target yaitu medali emas pada kejuaraan selanjutnya,” katanya.

Selanjutnya, siswi SMAN 2 Denpasar ini berencana mengikuti kejuaraan panahan Surabaya Open 2019 tanggal 3 Agustus 2019, turun di kategori beregu maupun perorangan standard bow putri.

(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved