Disdukcapil Karangasem Cetak 7.583 Surat Keterangan Pengganti E-KTP

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem cetak 7.583 lembar surat keterangan (suket) pengganti sementara KTP Elektronik

Disdukcapil Karangasem Cetak 7.583 Surat Keterangan Pengganti E-KTP
Tribun Bali/Saiful Rohim
Mal Pelayanan Publik Jalan Gajah Mada, Kelurahan/Kecamatan Karangasem tampak sepi, Senin (15/7/2019). Pelayanan cetak e-KTP belum bisa dilakukan lantaran stok blangko habis. Disdukcapil Karangasem Cetak 7.583 Surat Keterangan Pengganti E-KTP 

Disdukcapil Karangasem Cetak 7.583 Surat Keterangan Pengganti E-KTP

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem cetak 7.583 lembar surat keterangan (suket) pengganti sementara KTP Elektronik (e-KTP).

Mengingat sejak sebulan terakhir Disdukcapil tak bisa melayani pencetakan e-KTP dikarenakan blangko habis.

Senin (15/7/2019), Kepala Disdukcapil Karangasem, Wayan Sumidia mengungkapkan, ribuan suket dicetak untuk mengakomodasi kepentingan warga yang belum punya e-KTP.

Menurutnya, banyak warga yang mengeluh lantaran tidak bisa cetak. Dan dengan adanya suket ini warga merasa terbantu.

Bertahun-tahun Tinggal di Rumah Berdinding Gedek, Nengah Jaga Semringah Rumahnya Diperbaiki Tentara

Cek 11 Hal Ini Untuk Buktikan Cinta Seorang Pria Kepada Pasangannya

"Kami belum bisa melayani pencetakan e-KTP, baik di mal pelayanan publik maupun kecamatan. Sementara diberikan suket, dan bisa diurus di mal pelayanan publik di Jalan Gajah Mada. Nanti kalau sudah ada blangkonya pasti dikabari," ungkap I Wayan Sumidia, mantan sekretaris DPRD ini.

Pejabat asal Tabanan ini belum bisa memastikan kapan blangko datang, dan bisa mencetak e-KTP.

Ia mengaku sudah mengusulkan bantuan blangko ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan meminta Provinsi Bali ikut menyampaikannya, sehingga pelayanan di Disdukcapil lancar.

Disdukcapil mengusulkan blangko sekitar 5 ribu keping. Berapa akan dikirim, ia belum bisa memastikan.

Biasanya bantuan blangko, kata Sumidia, hanya 500 sampai 1.000 keping. Itu pun untuk 3 - 5 hari.

Pantia Pengawas Awasi 79 Desa Jelang Pilkel, Made Subur Pastikan Kecurangan Bisa Ditindak Pidana

Jangan Biarkan Aturan KTR Jadi Bias, Perda & Pararem KTR Bersifat Mengatur Bukan Melarang

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved