DPRD Gianyar Masih Sajikan Jajanan Terbungkus Plastik

Makanan dan jajanan ringan, baik dalam rapat maupun hidangan harian di meja anggota DPRD Gianyar, masih menggunakan plastik

DPRD Gianyar Masih Sajikan Jajanan Terbungkus Plastik
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Sajian dibungkus plastik disajikan di ruang fraksi dan komisi DPRD Gianyar, Senin (15/7/2019). DPRD Gianyar Masih Sajikan Jajanan Terbungkus Plastik 

DPRD Gianyar Masih Sajikan Jajanan Terbungkus Plastik

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Surat Edaran (SE) Bupati Gianyar tahun 2018, tentang larangan penggunaan pembungkus plastik pada setiap hidangan, ternyata belum direalisasikan di Sekretariat DPRD Gianyar.

Makanan dan jajanan ringan, baik dalam rapat maupun hidangan harian di meja anggota DPRD Gianyar, masih menggunakan plastik, terutama plastik mika.

Pantauan Tribun Bali, Senin (15/7/2019), hidangan terbungkus plastik ini tersaji di setiap ruang fraksi dan ruang komisi DPRD Gianyar.

Kondisi tersebut terkesan diabaikan. Sebab, penyajian makanan yang menggunakan plastik ini hampir terjadi setiap hari.

WBP Lapastik Bangli Perkenalkan Tas Wanita Berbahan Koran

650 Hektare Persawahan di Denpasar hingga Oktober Tak Bisa Ditanami Padi

Namun bagusnya, makanan maupun jajanan yang disediakan di DPRD Gianyar ini, semuanya produksi masyarakat lokal Gianyar, yang sekaligus sebagai upaya melestarikan makanan tradisional Bali. Salah satunya, hidangan babi guling setiap usai sidang.

Berdasarkan data Tribun Bali, SE Bupati Gianyar tentang larangan penggunaan pembungkus plastik ini, dibuat pada masa I Ketut Rochineng menjabat sebagai Penjabat (PJ) Bupati Gianyar, tahun 2018.

Tak hanya itu, larangan penggunaan plastik sekali pakai juga telah dibuat oleh Gubernur Bali, dalam bentuk Pergub nomer 97 tahun 2018.

Sekretaris DPRD Gianyar, Wayan Arthana tidak menampik, makanan ataupun jajanan yang menggunakan pembungkus plastik, menyalahi aturan.

Nagita Slavina Menangis Dengar Tiga Pengakuan Mengejutkan Raffi Ahmad Ini

Seperti Apa Tren Bisnis Kopi di Masa Depan?

Kata dia, bungkus plastik makanan yang tergolong sampah plastik sekali pakai ini, menjadi pemicu masalah lingkungan.

Terkait saat ini di DPRD Gianyar yang masih menggunakan pembungkus plastik, pihaknya telah sering mengimbau staf di Bagian Umum DPRD Gianyar, supaya tidak lagi menerima sajian yang menggunakan pembungkus plastik.

“Sudah saya imbau ke staf umum supaya tidak menyajikan makanan yang dibungkus plastik. Tapi alasannya, ini datang dari rekanan penyedia makanan dan jajanan DPRD Gianyar,” ujarnya.

Pihaknya pun akan melakukan evaluasi terhadap rekanan penyedia makanan dan jajanan DPRD Gianyar, supaya mau mengikuti peraturan yang berlaku.

“ Nanti kami pasti akan evaluasi lagi,” ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved