Sponsored Content

HUT Fakultas Teknik UNHI ke-26 Diisi Peluncuran 2 Buku dan Sarasehan Terkait Pemukiman di Bali

Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar merayakan hari jadinya ke-26 pada Jumat (12/7/2019).

HUT Fakultas Teknik UNHI ke-26 Diisi Peluncuran 2 Buku dan Sarasehan Terkait Pemukiman di Bali
Dok Fakultas Teknik UNHI
Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia mengisi Hari Ulang Tahun ke-26 dengan peluncuran buku serta menggelar sarasehan dengan fokus tema membahas dinamika pembangunan pemukiman di Bali, Jumat (12/7/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar merayakan hari jadinya ke-26 pada Jumat (12/7/2019).

Tak hanya sekedar seremonial, HUT kali ini diisi dengan peluncuran dua karya buku sekaligus kado berjudul '‘Pemukiman yang Harmonis: Tantangan Membangun Ruang Bermukim di Bali", dan “Arsitektur Bali dan Subak Kota Denpasar”.

Selain itu, acara juga diisi dengan sarasehan membahas seputar dinamika perkembangan pembangunan pemukiman di Bali yang harmonis.

Adapun dalam sarasehan ini menghadirkan empat pembicara, salah satunya dengan mengundang Gde Pramana (Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Bali).

Dekan Fakultas Teknik UNHI, I Komang Gede Santhyasa mengatakan, dalam sarasehan tersebut juga menyoroti soal program bedah rumah nasional yang semakin kesini tidak mengindahkan kearifan lokal.

Sebagai contoh, berdasarkan hasil penelitian mahasiswa UNHI, bedah rumah pada desa tradisional di Bali ditemukan justru mengubah tatanan rumah tradisional Bali yang mestinya dilestarikan.

''Itu bisa terjadi, karena standar bedah rumah yang diterapkan berdasarkan standar nasional itu disini ditelan mentah-mentah,'' katanya.

Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia mengisi Hari Ulang Tahun ke-26 dengan menggelar sarasehan dengan fokus tema membahas dinamika pembangunan pemukiman di Bali, Jumat (12/7/2019)
Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia mengisi Hari Ulang Tahun ke-26 dengan menggelar sarasehan dengan fokus tema membahas dinamika pembangunan pemukiman di Bali, Jumat (12/7/2019) (Dok Fakultas Teknik UNHI)

Mestinya, Pemerintah daerah peka terhadap permasalahan ini dan perlu diterapkan standar bedah rumah yang berdasarkan pada upaya pelestarian kearifan lokal yang telah terjaga selama ini.

''Artinya, ada standar khusus untuk Bali yang mengacu pada upaya menjaga kelestarian rumah-rumah tradisional bukan diberlakukan secara umum yang cenderung rumah berwajah modern. Bali punya konteks budaya sendiri,'' imbaunya.

Dalam HUT kali ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap pengembangan akademik dimana saat ini FT UNHI telah memiliki program kegiatan berbasis program studi, yakni prodi Teknik Sipil dan Prodi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK).

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved