Kasus Fans 'Flare' Bali United, Yabes Tanuri : Jika Banding Harus Bayar Rp 35 Juta lagi

Kasus fans 'flare' (fans fanatik Bali United yang nyalakan flare di Stadion Sultan Agung Bantul), memasuki babak baru

Kasus Fans 'Flare' Bali United, Yabes Tanuri : Jika Banding Harus Bayar Rp 35 Juta lagi
Tribun Bali/Rizal Fanany
CEO Bali United Yabes Tanuri. 

TRIBUN-BALI.COM, KUTA - Kasus fans 'flare' (fans fanatik Bali United yang nyalakan flare di Stadion Sultan Agung Bantul), memasuki babak baru setelah Komdis PSSI menjatuhkan sanksi uang Rp 200 Juta kepada manajemen Bali United.

Fans yang meneriaki agar manajemen Bali United melakukan upaya banding kepada Komdis PSSI, ingin dilakukan CEO Bali United Yabes Tanuri.

Namun, seruan itu pun harus dipertimbangkan lagi oleh manajemen.

Karena sebelum banding atas sanksi tersebut, manajemen harus menyiapkan dana awal Rp 35 juta terlebih dahulu di luar dana sanksi Rp 200 Juta.

Jika banding tak dikabulkan maka dana tersebut dianggap hangus.

Tentu kerugian bagi manajemen akan bertambah lagi.

"Kasus fans flare, kalau kami mau banding harus bayar lagi Rp 35 juta. Kalau bayar Rp 35 juta kemudian dana sanksi masih tetap Rp 200 Juta, sama saja lebih mahal," tegas Yabes Tanuri Ceo Bali United kepada Tribun Bali, Senin (15/7).

Kemungkinan kecil manajemen melakukan banding terkait sanksi ini.

Karena dari kacamata Komdis PSSI, fans Bali United melanggar regulasi yang ditetapkan.

Menurut Yabes Tanuri, untuk itu, saat ini yang pasti manajemen Bali United minta fans supaya menjaga euforia agar hal- hal ini tidak terjadi lagi.

Halaman
12
Penulis: Marianus Seran
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved