Tujuh IKM Buleleng Ajukan Label Halal, Agar Bisa Dipasarkan ke Toko Ritel hingga Supermarket

Tujuh Industri Kecil Menengah (IKM) yang mengolah pangan di Kabupaten Buleleng tahun 2019 ini mengajukan label halal

Tujuh IKM Buleleng Ajukan Label Halal, Agar Bisa Dipasarkan ke Toko Ritel hingga Supermarket
TRIBUN BALI/RATU AYU DESIANI
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Buleleng, Ketut Suparto. Tujuh IKM Buleleng Ajukan Label Halal, Agar Bisa Dipasarkan ke Toko Ritel hingga Supermarket 

Tujuh IKM Buleleng Ajukan Label Halal, Agar Bisa Dipasarkan ke Toko Ritel hingga Supermarket

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Tujuh Industri Kecil Menengah (IKM) yang mengolah pangan di Kabupaten Buleleng tahun 2019 ini mengajukan label halal.

Ini dilakukan agar produk yang dihasilkan dapat dipasarkan hingga ke toko retail, minimarket maupun supermarket.

Dari data yang diperoleh, tujuh IKM itu di antaranya Bumbu Bali Irma hasil Produksi IKM Desa Tajun, Loloh Bulhar dari Desa Kalibukbuk; Sari Buah Amertha Nadi dari Desa Banjar; Abon Sapi Karunia dari Desa Tegallinggah; Kopi Lemukih dari Desa Lemukih; Kue Kering Saje dari Kelurahan Kendran; serta Gula Semut Bima Dewa dari Desa Pedawa.

Hati-Hati, Ini Penyebab Orang Meninggal Saat Tidur, Sering Tak Disadari Dan Membuat Kaget Keluarga

Tas Sekolah Anak yang Kelebihan Beban Jika Digunakan Rutin Bisa Menimbulkan 4 Masalah Kesehatan Ini

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Buleleng, Ketut Suparto mengatakan, tahun 2019 ini pihaknya memfasilitasi pengajuan sertifikat halal untuk tujuh IKM yang ada di Buleleng.

Pengajuan diberikan kepada provinsi, untuk kemudian dicek oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Bali.

Suparto pun mengakui, IKM di Buleleng selama ini sulit berkembang karena tidak memiliki label halal.

Kawasaki KLX 230 Resmi Mengaspal di Bali, Begini Spesifikasi Lengkap dan Harganya!

DPRD Gianyar Masih Sajikan Jajanan Terbungkus Plastik

Untuk itu pihaknya pun terus menggenjot dan memfasilitasi pelaku industri yang ingin mengejar sertifikat halal.

Pun ia berharap agar tujuh IKM yang diajukan dapat diamini dan disetujui oleh LPPOM MUI Bali.

"Jumlah IKM di Buleleng ada ratusan. Baru tigayanh sudah berlabel halal seperti Kopi Banyuatis, Kacang Manalagi dan Pia Sinar Abadi. Oleh karena itu kami akan mengupayakan agar lebih banyak lagi IKM yang berlebel halal," jelasnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved