Yakin Kena Kutukan Setelah 8 Saudara Meninggal, 1 Keluarga di Pekalongan Ini Mengungsi Ke Hutan

Keluarga ini tidak mau apa yang mereka yakini sebagai kutukan terus menghantui kehidupan mereka.

Yakin Kena Kutukan Setelah 8 Saudara Meninggal, 1 Keluarga di Pekalongan Ini Mengungsi Ke Hutan
(Tribun Jateng)
Semi dan Untung saat ditemui Tribunjateng.com di rumahnya, Rabu (10/7/2019). 

TRIBUN-BALI.COM - Sebuah keluarga di Pekalongan, Jawa Tengah, memimilih mengasingkan diri di hutan.

Peristiwa kelam yang menimpa mereka membuat keputusan tersebut diambil.

Keluarga ini tidak mau apa yang mereka yakini sebagai kutukan terus menghantui kehidupan mereka.

Merasa terkena kutukan, satu keluarga di Dukuh Sigintung, Desa Tuwareh Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, mengungsi ke tengah hutan.

Lokasi keluarga tersebut menetap terletak di tengah hutan pinus yang berjarak sekitar 12 kilometer dari pusat Kecamatan Paninggaran.

Tempat tinggal mereka di tengah hutan ini memiliki medan berat.

Masih banyak pula hewan liar antara lain babi hutan dan kera.

Semi dan Untung saat ditemui Tribunjateng.com di rumahnya, Rabu (10/7/2019).
Semi dan Untung saat ditemui Tribunjateng.com di rumahnya, Rabu (10/7/2019). ((Tribun Jateng))

Namun, keluarga tersebut betah tinggal berpuluh-puluh tahun.

Bahkan keluarga tersebut kini beranak-pinak dan tak ingin pindah dari lokasi mereka tinggal.

Untung (77) sang kepala keluarga, menjelaskan, almarhum ayah mertuanya sengaja pindah ke tengah hutan karena anaknya meninggal satu persatu.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved