Perlawanan Nengah Nurani yang Didiagnosis Kasnker Payudara, 'Ingat, Tak Selalu Mematikan'

Ibu kandungnya meninggal karena kanker payudara. Lalu, tiga sepupunya mendapat vonis kanker payudara.

Perlawanan Nengah Nurani yang Didiagnosis Kasnker Payudara, 'Ingat, Tak Selalu Mematikan'
Nova
Ilustrasi: Perlawanan Nengah Nurani yang Didiagnosis Kasnker Payudara, 'Ingat, Tak Selalu Mematikan' 

Perlawanan Nengah Nurani yang Didiagnosis Kasnker Payudara, 'Ingat, Tak Selalu Mematikan'

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Di Indonesia, saat ini berkembang anggapan jika kanker payudara merupakan penyakit turunan.

Untuk itu, wanita perlu tindakan nyata untuk meminimalisir resiko akan penyakit berbahaya ini.

Wanita yang memiliki sejarah kanker payudara memiliki resiko lebih besar untuk terserang penyakit yang sama.

Di Bali, seorang penderita kanker payudara, Nengah Nurini terus bangkit pascaoperasi.

Wanita 49 tahun ini berbagi cerita tentang apa yang dialaminya sejak divonis kanker pada 2018 lalu.

Wanita paruh baya asal Kerambitan, Tabanan yang divonis kanker payudara pada 2018 lalu.

Mempunyai riwayat keluarga penderita kanker payudara yang tak lain adalah ibu kandungnya sendiri.

Ibu kandungnya meninggal karena kanker payudara. Lalu, tiga sepupunya mendapat vonis kanker payudara.

Bahkan, seorang di antaranya meninggal akibat kanker payudara yang diderita.

Halaman
1234
Penulis: Noviana Windri
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved