Dua Pembakar Ilalang Kabur, Atap Tiga Palinggih di Desa Buwit Tabanan Kena Percikan Api

Percikan api ilalang tersebut diduga terbang kemudian jatuh ke atap palinggih hingga merembet ke dua palinggih lainnya

Dua Pembakar Ilalang Kabur, Atap Tiga Palinggih di Desa Buwit Tabanan Kena Percikan Api
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Tiga palinggih terbakar di Desa Buwit, Kecamatan Kediri, Tabanan, Selasa (16/7/2019). Api disebut berasal dari pembakaran ilalang di lahan milik bule yang dekat dengan pura. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Tiga palinggih di Pura Panti Pasek Gelgel, Banjar Kelakahan Gede, Desa Buwit, Kecamatan Kediri, Tabanan, terbakar, Selasa (16/7/2019) sore.

Kebakaran disebabkan oleh percikan api dari aktivitas pembakaran ilalang yang terletak di sebelah pura.

Palinggih yang terbakar yakni Gedong Hyang Ibu, Ratu Gede Pasek, dan Ratu Made.

Peristiwa ini bermula saat dua buruh membakar ilalang yang merupakan milik bule pukul 14.30 Wita.

Percikan api ilalang tersebut diduga terbang kemudian jatuh ke atap palinggih hingga merembet ke dua palinggih lainnya.

Kebakaran pertama kali diketahui pegawai vila yang berada tak jauh dari lokasi.

Kabar kebakarakan kemudian ia sampaikan ke warga. Mereka melakukan pemadaman dengan alat seadannya.

Kulkul bulus sebagai penanda bahaya juga dibunyikan.

"Pertama kali diketahui oleh warga setelah melihat sudah ada api dari atap palinggih. Warga juga membunyikan kulkul bulus banjar setempat," ujar Mantan Perbekel Buwit, I Wayan Pugeh.

Warga melakukan pemadaman sembari menunggu bantuan mobil pemadam kebakaran.

Dikatakan, penyebab kebakaran diduga dari percikan api ilalang yang sebelumnya dibakar oleh dua orang yang belum diketahui identitasnya. Setelah terbakar, dua orang tersebut dikabarkan kabur.

"Mereka membakar ilalang dengan maksud membersihkan lahannya. Kemungkinan karena angginnya kencang, api terbang dan hingga di atap palinggih dari ijuk," ungkapnya.

Sekitar pukul 16.40 Wita, mobil pemadam kebakaran datang melakukan penanganan hingga pukul 17.30 Wita amukan si jago merah berhasil diordam.

"Ada bantuan juga sebanyak tiga unit mobil pemadam untik melakukan penanganan," tandasnya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved