Kejaksaan Klungkung Bakar 19 Gram Sabu-sabu, Pemusnahan Barang Bukti Tindak Kriminal

Barang bukti hasil kejahatan di Klungkung mulai dari berbagai jenis narkoba hingga handphone itu dimusnahkan Kejaksaan Negeri Klungkung

Kejaksaan Klungkung Bakar 19 Gram Sabu-sabu, Pemusnahan Barang Bukti Tindak Kriminal
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Proses pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri Klungkung, Rabu (17/7/2019). Kejaksaan Klungkung Bakar 19 Gram Sabu-sabu, Pemusnahan Barang Bukti Tindak Kriminal 

Kejaksaan Klungkung Bakar 19 Gram Sabu-sabu, Pemusnahan Barang Bukti Tindak Kriminal

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Berita Klungkung hari ini, berbagai barang bukti tindak kriminal dijajarkan di halaman Kejari Klungkung, Rabu (17/7/2019).

Barang bukti hasil kejahatan di Klungkung mulai dari berbagai jenis narkoba hingga handphone itu dimusnahkan Kejaksaan Negeri Klungkung karena perkaranya telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Proses pemusnahan barang bukti ini juga dihadiri Sekda Klungkung Putu Gede Winastra, Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana dan Dandim 1610 Klungkung, Letkol Czi Paulus Joni Simbolon.

Sebagian besar barang bukti yang dimusnahkan Kejaksaan Negeri Klungkung merupakan narkotika, yang kasusnya bergulir sejak Desember 2018, hingga putusannya telah memiliki kekuatan hukum tetap sampai periode Juli 2019.

Mantan Dosen Dituntut 5 Tahun Penjara Terkait Kepemilikan Sabu-sabu

Wanita Ini Tak Tahu Organ Intimnya ‘Kemasukkan’ Mentimun, Ini Yang Terjadi Padanya

"Barang bukti yang kami musnahkan, semua kasusnya telah memiliki kekuatan hukum tetap. Sebagian besar merupakan narkotika," ungkap Kasi Pidum Kejari Klungkung, Ahmad Fattahillah.

Barang bukti sabu-sabu yang dimusnahkan Kejaksaan Negeri Klungkung mencapai berat lebih dari 19 gram. Termasuk tiga butir pil ekstasi dengan berat lebih dari 1 gram.

"Narkotika yang kami musnahkan merupakan sisa dari cek laboratorium saat kasusnya bergulir," terangnya.

Sementara barang bukti lainnya yang dimusnahkan merupakan kasus skimming (pencurian data nasabah) oleh dua orang WNA asal Bulgaria yang ditangkap di Nusa Penida.

Sandoz Siap Beri Kesaksian, Sidang Perkara Penggelapan Perizinan Pelabuhan Benoa

Pemkab Harus Kawal Kelanjutan Pelabuhan Gunaksa

Barang bukti berupa memory card, handphone, dan rangkaian kabel yang digunakan ketika mencuri data nasabah di sebuah mesin ATM, turut dimusnahkan.

"Kasus skimming tersebut inkrah, setelah kedua terpidana sempat melakukan upaya hukum dengan mengajukan kasasi ke MA," jelas Fattahilah.

Sebagaian besar barang bukti dimusnahkan dengan cara dibakar. Semua hadirin pun menggunakan masker, karena barang bukti yang dibakar berupa sabu-sabu dan ektasi.

Sementara untuk barang bukti seperti handphone dan power bank dimusnahlan dengan cara dihancurkan dengan palu. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved