Pemilik Bangunan Tanpa IMB Didenda Rp 1,5 Juta, 7 Orang Pelanggar Perda di Denpasar Disidang

Sebanyak tujuh pelanggar Perda menjalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri Denpasar

Pemilik Bangunan Tanpa IMB Didenda Rp 1,5 Juta, 7 Orang Pelanggar Perda di Denpasar Disidang
Dok Dewa Gede Anom Sayoga
Rabu (17/7/2019), bertempat di Pengadilan Negeri Denpasar, Satpol PP Kota Denpasar menggelar sidang tindak pidana ringan (tipiring). Pemilik Bangunan Tanpa IMB Didenda Rp 1,5 Juta, 7 Orang Pelanggar Perda di Denpasar Disidang 

Pemilik Bangunan Tanpa IMB Didenda Rp 1,5 Juta, 7 Orang Pelanggar Perda di Denpasar Disidang

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rabu (17/7/2019), bertempat di Pengadilan Negeri Denpasar, Satpol PP Kota Denpasar menggelar sidang tindak pidana ringan (tipiring).

Sebanyak tujuh pelanggar Perda menjalani tipiring dengan hakim Kony Hartanto dan panitera Wayan Karmada.

Ketujuh pelanggar tersebut, yakni lima orang pelanggar KTR (Kawasan Tanpa Rokok), satu orang pengusaha laundry tanpa izin, dan satu bangunan gedung tanpa IMB.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan denda paling besar diberikan pada pemilik bangunan tanpa IMB sebesar Rp 1,5 juta.

"Pelanggar bangunan gudang marmer tanpa IMB di Jalan Buluh Indah didenda Rp 1,5 juta dengan subsider kurungan 3 hari," kata Sayoga.

Jelang Bentrok Persela, Coach Teco Sebut Tiga Gol Alex Beraroma Offside & Blunder Kiper Kalteng

Tercatat 8 Infrastruktur Sekolah di Wilayah Badung Alami Kerusakan Akibat Gempa Bumi Bali 5,8 SR

Sementara itu, untuk usaha laundry tanpa izin yang berada di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur didenda sebesar Rp 500 ribu subsider kurungan dua hari.

Dan untuk pelanggar KTR yang terjaring di Tiara Dewata masing-masing didenda sebesar Rp 150 ribu subsider kurungan dua hari penjara.

Sayoga mengatakan, pelaksanaan sidang tipiring ini merupakan upaya untuk memberikan efek jera bagi masyarakat yang melanggar Perda.

"Sidak dan tipiring ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk penegakan perda dan menyosialisasikan perda itu sendiri, sehingga masyarakat dapat mengaplikasikn dan menaatinya," kata Sayoga.

Berkaitan dengan Dewi Durga, Raja Sri Jaya Sunu Peringatkan Umat Hindu Tak Lupa Laksanakan Galungan

Kelelahan Menjadi Masalah Utama Jemaah Haji Usia Lanjut Asal Indonesia

Lebih lanjut dikatakan, masih adanya laporan dari masyarakat akan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjadikan Satpol PP Kota Denpasar gencar malaksanakan sidak.

Hal ini juga guna memastikan tidak adanya aktivitas yang justru dapat merugikan dan mengganggu orang lain.

"Sidak ini akan terus kami lakukan sampai masyarakat paham akan pentingnya taat aturan," ujarnya.

Para pelanggar ini nantinya akan dikembalikan untuk dilakukan pembinaan serta diberikan arahan untuk tidak melanggar Perda kembali.

Jika terbukti melakukan pelanggaran kembali maka sanksi akan diperberat dengan denda atau bahkan kurungan badan. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved