Tiket Masuk Pariwisata Bangli Dirancang Naik Lagi, Ditarget Berlaku Mulai Januari 2020

Rencana peningatakan retribusi saat ini disebut-sebut untuk menyesuaikan retribusi tiket objek wisata Tanah Lot

Tiket Masuk Pariwisata Bangli Dirancang Naik Lagi, Ditarget Berlaku Mulai Januari 2020
Tribun Bali/Fredey Mercury
Suasana di Objek Wisata Penelokan, Bangli, Selasa (16/7/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Sempat naik pada tahun 2015 silam, tiket masuk pariwisata di Bangli dirancang kembali naik. Peningkatan tarif baru ini ditarget bisa diterapkan pada awal tahun 2020 mendatang.

Rencana peningkatan tarif ini dibenarkan oleh Bupati Bangli I Made Gianyar, Selasa (16/7/2019).

Ia juga tidak menampik bahwa pada tahun 2015 lalu, retribusi tiket pariwisata di Bangli sudah sempat naik, dari semula Rp 15 ribu menjadi Rp 30 ribu.

Rencana peningatakan retribusi saat ini disebut-sebut untuk menyesuaikan retribusi tiket objek wisata Tanah Lot, yakni sebesar Rp 60 ribu bagi wisawatan asing.

“Rencananya dari harga tiket masuk sebesar Rp 30 ribu, kini menjadi Rp 50 ribu untuk wisatawan asing,” ujarnya.

Gianyar mengungkapkan, rencana tarif baru ini sebelumnya sudah sempat dibicarakan dalam rapat muspida.

Mengapa harga tiket masuk Tanah Lot yang dijadikan acuan? Ia menyebut hal itu berdasarkan studi komparatif dengan objek yang sama saat kenaikan tarif sebelumnya.

Walau demikian, ia menegaskan rencana kenaikan tiket pariwisata itu tetap memerlukan kajian.

“Saya telah meminta pada plt (pelaksana tugas) Sekretaris Dinas Pariwisata, untuk melakukan kajian terkait kenaikan tarif retribusi. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pembangunan, kualitas destinasi wisata, serta kualitas pengelolaan pariwisata di Bangli,” ungkapnya.

Menurut Gianyar, kenaikan tarif retribusi menjadi Rp 50 ribu sangat masuk akal. Ini mengingat sejumlah objek pariwisata telah selesai tahap penataan. Salah satunya objek wisata Pengelokan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved