Tipu Rentenir, Kakak Beradik di Jembrana Ini Terancam Penjara Kelima Kalinya

Kakak beradik, I Putu Adi Guna (44) warga Baler Kelurahan Bale Agung Negara, Kecamatan Negara dan Kadek Mardiana (40) warga Banjar Sembung

Tipu Rentenir, Kakak Beradik di Jembrana Ini Terancam Penjara Kelima Kalinya
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismaya
SIDANG DAKWAAN - Kedua terdakwa penipuan saat keluar dari ruang sidang PN Negara, Selasa (16/7/2019).   

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Kakak beradik, I Putu Adi Guna (44) warga Baler Kelurahan Bale Agung Negara, Kecamatan Negara dan Kadek Mardiana (40) warga Banjar Sembung, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Negara, Selasa (16/7).

Caleg dan tim sukses gadungan ini didakwa empat tahun penjara.

Mereka terjerat kasus penipuan terhadap seorang rentenir, I Gusti Ayu Putu Ariani, (52), warga Lingkungan Pangkung Manggis, Kelurahan Baler Bale Agung, Negara.

Keduanya mencatut nama caleg partai PDIP, I Dewa Putu Mertayasa alias Dewa Abri untuk menipu.

Adi Guna adalah pecatan polisi. Ia terlibat kasus illegal logging atau pembalakan liar.

Ia juga pernah terlibat tiga kali dalam kasus penipuan. Bahkan sudah pernah merasakan masuk keluar penjara selama empat kali.

Dewa Abri yang kemarin hadir dalam sidang sebagai saksi mengaku baru mengetahui bahwa dua terdakwa ini memang lihai dalam melancarkan aksinya.

Selain Ariani, kata dia ternyata ada korban-korban penipuan lainnya.

"Ya nama (saya) kan dicatut. Jadi diminta untuk menjadi saksi. Nah itu ternyata banyak yang ditipu. Tapi kan di sini (PN Negara) tidak bisa terima laporan. Jadi diarahkan ke Polres (Jembrana)," ungkap Dewa Abri.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Fakhrudin Said Ngaji didampingi dua majelis hakim, Mohammad Hasanuddin Hefni dan Alfan Firdauzi Kurniawan.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved