Cerita Hilangnya 2 Nelayan Banjar Tukad Hitam, Ikan Murah, Anak Kecelakaan, hingga Habis BBM

Alasan korban yang membawa 400 ekor ikan menjual ke Lomok, lantaran di sana harganya cukup bagus di banding di Bali yang ditawar murah.

Cerita Hilangnya 2 Nelayan Banjar Tukad Hitam, Ikan Murah, Anak Kecelakaan, hingga Habis BBM
TRIBUN BALI/SAIFUL ROHIM
Basarnas Karangasem bersama BPBD, Pol Air, dan Balawista saat menurunkan boat untuk melakukan pencarian dua nelayan asal Seraya Timur, Kamis (18/7/2019) pagi hari. 

Cerita di Balik Hilangnya 2 Nelayan Banjar Tukad Hitam, Ikan Murah, Anak Kecelakaan, hingga Habis BBM

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Dua nelayan asal Banjar Tukad Hitam, Seraya Timur, Kecamatan Krangasem yang dikabarkan hilang, telah ditemukan, Kamis (18/7/2019) siang.

Keduanya terkonfirmasi dalam keadaan selamat. Namun, mereka membawa cerita pilu hingga akhirnya nyaris nyawa melayang ditelan ombak.

Kedua nelayan itu adalah Nyoman Sunarti (40) bersama adiknya Made Wartika (35).

Mereka ditemukan selamat di Pantai Kaliasem, Singaraja.

Sunarti dan saudaranya ditemukan setelah terombang-ambing sekitar 10 jam di tengah laut.

Korban dikabarkan hilang, Rabu (17/7/2019) sekitar pukul 22.00 wita.

Pemkab Karangasem Kecolongan, 96 Vila Berdiri Tak Berizin, Satpol PP: Saya Yakin Masih Banyak

Meski Kena OTT, Terduga Suap Oknum DLHK Kota Denpasar Dilepas dan Sekarang Masih Berdinas

Kenangan Sosok Ayah yang Anaknya Diamputasi karena Kanker, Dharma Sukerta Itu Sukanya Olahraga

Kronologi yang didapat Tribun-Bali.com, keduanya saat itu melaut untuk menjual ikan hasil tangkapan ke Lombok, NTB.

Alasan korban yang membawa 400 ekor ikan menjual ke Lomok, lantaran di sana harganya cukup bagus di banding di Bali yang ditawar murah.

Setelah menjual hasil tangkapanya, keduanya berniat menginap di Lombok, NTB.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved