Pastika Belum Mau Berkomentar, Kasus Dugaan Penggelapan Perizinan Pelabuhan Benoa

Mangku Pastika belum mau untuk diwawancarai soal pengakuan korban pelapor Sutrisno yang pernah bertemu mantan Gubernur Bali itu

Pastika Belum Mau Berkomentar, Kasus Dugaan Penggelapan Perizinan Pelabuhan Benoa
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Made Mangku Pastika. Pastika Belum Mau Berkomentar, Kasus Dugaan Penggelapan Perizinan Pelabuhan Benoa 

Pastika Belum Mau Berkomentar, Kasus Dugaan Penggelapan Perizinan Pelabuhan Benoa

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Korban pelapor kasus dugaan penipuan dan penggelapan pengurusan izin pengembangan, pembangunan kawasan Pelabuhan Benoa, Sutrisno Lukito Disastro, menyatakan dalam persidangan pernah bertemu mantan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. Investor asal Jakarta ini mengaku diajak bertemu oleh terdakwa AA Alit Wiraputra.

Saat Tribun Bali mencoba mengkonfirmasi kepada Pastika, Rabu (17/7/2019) sore, Gubernur Bali dua periode tersebut belum mau memberikan komentarnya.

Ketika disambangi ke kediamannya di kawasan elite Teras Ayung, Nomor B 55 yang terletak di Jalan Gatot Subroto Timur Denpasar terlihat sepi.

Hanya ada satu mobil Alphard putih bernomor DK 1512 IZ yang dikenal sebagai mobil pribadi Pastika dan seorang ajudan Pastika di garasi rumah tersebut.

Saat Tribun Bali mengkonfirmasi kepada salah seorang ajudan Pastika itu, ia mengatakan Pastika sedang melakukan sembahyang di dalam kediamannya.

"Bapak masih sembahyang, tunggu ya, saya mau konfirmasi dahulu," ucap dia.

Sekitar 15 menit Tribun Bali menunggu kesiapan wawancara dari Pastika. Selang beberapa saat, sang ajudan datang dan mengaku bahwa politikus yang juga anggota DPD RI Dapil Bali terpilih 2019-2024 itu belum mau untuk diwawancarai.

Imigrasi Ngeranjing Ring Sekolah Kunjungi SMA di Denpasar, Kerja Sama Imigrasi Denpasar dengan JFT

Kirim Pesan WA ke Ayah Minta Dijemput, Pelajar Tewas Gantung Diri di Garasi Rumahnya

"Bapak belum mau memberikan komentar apa-apa, takut bias nanti," kata dia.

Sang ajudan juga mengaku bahwa Pastika meminta terkait hal tersebut agar mengkonfirmasi koleganya yang juga advokat senior, Ketut Ngastawa.

Halaman
12
Penulis: Ragil Armando
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved