Pelantikan Anggota DPRD Gunakan Busana Adat, Instruksi dari Gubernur dan Pimpinan Dewan

Sekretaris DPRD Bali, Gede Suralaga menyampaikan saat pelantikan 55 anggota dewan diwajibkan menggunakan busana adat Bali

Pelantikan Anggota DPRD Gunakan Busana Adat, Instruksi dari Gubernur dan Pimpinan Dewan
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Sekretaris DPRD Bali, Gede Suralaga. Pelantikan Anggota Dewan Gunakan Busana Adat, Instruksi dari Gubernur dan Pimpinan Dewan 

Pelantikan Anggota Dewan Gunakan Busana Adat, Instruksi dari Gubernur dan Pimpinan Dewan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pelantikan anggota DPRD Bali terpilih direncanakan akan dilaksanakan pada 2 September 2019 mendatang.

Sekretaris DPRD Bali, Gede Suralaga menyampaikan saat pelantikan 55 anggota dewan diwajibkan menggunakan busana adat Bali.

Penggunaan busana adat Bali ini tentunya menjadi menarik lantaran berbeda dengan saat pelantikan pada periode sebelumnya yang biasanya menggunakan PSL (Pakaian Sipil Lengkap).

“Nanti saat pelantikan menggunakan busana adat. Memang tidak ada dalam tatib (tata tertib dewan, red). Ini adalah instruksi dari pimpinan kita, baik gubernur maupun pimpinan kami di dewan,” kata Suralaga saat ditemui di Ruang Kerjanya, Rabu (17/7/2019).

Kejari Denpasar Musnahkan Barang Bukti Rp 4,5 Miliar

BPJS Kesehatan Bahas Model & Sistem Pembiayaan Faskes di IHEA Congress

Selain DPRD Provinsi Bali, sambung dia, yang juga menggunakan pakaian adat saat pelantikan adalah pelantikan anggota Dewan di Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Klungkung.

“Ada beberapa daerah yang juga menggunakan pakaian adat, seperti Buleleng yang kebetulan jatuh pada Hari Kamis dan Purnama, karena ada Pergub jadi mereka berbaju adat. Klungkung karena Hari Jadi (HUT Kabupaten Klungkung), pakai pakaian adat,” tuturnya.

Nantinya pakaian adat yang digunakan akan seragam, karena semua anggota Dewan mendapat pakaian dari sekretariat Dewan.

Saat ini, anggota Dewan terpilih juga telah melakukan pengukuran busana adat, baik anggota yang incumbent, maupun anggota ‘new comer’.

Sergio Waspadai Tim Lawan dan Wasit, Fokus dan All Out Kontra Persela Lamongan

Lama Berlalu, Akhirnya Rezky Aditya Beberkan Perlakuan Agnez Mo Padanya saat Pacaran

Menurutnya, pelantikan anggota Dewan daerah lainnya kemungkinan menggunakan PSL karena tidak diwajibkan berpakaian adat.

Suralaga menjelaskan mekanisme pelantikan, terlebih dulu KPU Bali akan menyurati Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI melalui Gubernur.

Selanjutnya setelah surat dari Mendagri turun, barulah tahapan proses pelantikan bisa dilaksanakan. 

“Nunggu KPU dulu, mengirim surat resmi melalui Gubernur dan kami melengkapi beberapa berkas yang memang jadi tugas kami, seperti menyiapkan berkas berita acara yang dulu dan nama-nama anggota Dewan yang akan dilantik,” jelasnya. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved