Bali United

Sergio Waspadai Tim Lawan dan Wasit, Fokus dan All Out Kontra Persela Lamongan

Paulo Sergio menilai setiap laga, Bali United tak hanya bertarung kontra tim lawan melainkan juga harus menghadapi para wasit

Sergio Waspadai Tim Lawan dan Wasit, Fokus dan All Out Kontra Persela Lamongan
Tribun Bali/Nyoman Mahayasa
Paulo Sergio melakukan selebrasi setelah berhasil mencetak gol penentu kemenangan Bali United atas Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (31/5/2019). Sergio Waspadai Tim Lawan dan Wasit, Fokus dan All Out Kontra Persela Lamongan 

Sergio Waspadai Tim Lawan dan Wasit, Fokus & All Out Kontra Persela Lamongan

TRIBUN-BALI.COM, KUTA - Performa Bali United harus benar-benar all out dalam setiap laga. Pengalaman hasil kontroversial kontra tuan rumah Barito Putera pada pekan ke 8 harus menjadi pelajaran berharga bagi Serdadu Tridatu.

Karena tidak hanya bertanding melawan tim lawan, melainkan juga harus bertarung dengan perangkat pertandingan (wasit) saat away ataupun home.

Jika Bali United bermain bagus sepanjang menit, meminimalisir kesalahan sendiri, mengontrol emosi akibat provokasi lawan atau wasit, maka Bali United bisa memperoleh hasil terbaik.

Sang maestro Bali United, Paulo Sergio berharap Bali United meningkatkan performa dalam segala hal saat laga berlangsung. Ia merasakan langsung bagaimana dikerjain wasit dalam laga kemarin.

“Kami harus lebih kuat untuk menang. Kita harus bermain lebih bersama-sama. Kami harus bertarung ganda di setiap pertandingan,” tegas Paulo Sergio kepada Tribun Bali, Rabu (17/7/2019).

Menurut Sergio, Serdadu Tridatu harus bekerja keras setiap hari untuk membuat yang terbaik di pertandingan.

Sergio masih kecewa dengan keputusan kontroversi wasit Iwan Sukoco saat laga kontra Barito Putera 14 Juli 2019. Saat itu, Bali United kalah tipis 1-0 atas tuan rumah Barito Putera. Juga dua gol Bali United masing-masing Melvin Platje dan Ricky Fajrin dianulir wasit.

Untuk itu, Paulo Sergio menilai setiap laga, Bali United tak hanya bertarung kontra tim lawan melainkan juga harus menghadapi para wasit.

Seluruh Wilayah Bali Alami Defisit Air, Sarbargita Paling Tinggi Capai 6 Meter Kubik Per Detik

Tinggalkan Dapur Untuk Nonton TV, Jro Ni Ketut Juniati Lupa Kalau Kompor Masih Menyala

“Saya mengatakan dengan jujur, seseorang (PSSI dan PT LIB) harus melakukan sesuatu agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi. Karena itu, tidak hanya buruk bagi kita sebagai klub atau sebagai sebuah tim tetapi juga sangat buruk bagi Liga I Indonesia dan negara ini,” tegas Paulo Sergio.

Halaman
123
Penulis: Marianus Seran
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved