Kasus Pernikahan Sepupu Tanpa Restu di Negara Berakhir Penjara, Pasutri Ini Mengaku Menyesal

Akhir cerita dari percintaan saudara sepupu yang menikah lagi tanpa restu Istri sah, berakhir.

Kasus Pernikahan Sepupu Tanpa Restu di Negara Berakhir Penjara, Pasutri Ini Mengaku Menyesal
Surya Malang
ilustrasi pernikahan 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Akhir cerita dari percintaan saudara sepupu yang menikah lagi tanpa restu Istri sah, berakhir.

Sidang putusan IKG (47) dan NPS (46), ditandai dengan diketuknya palu Ketua Majelis Hakim PN Negara, Haryuning Respanti.

Keduanya pun harus merasakan dinginnya Rutan Kelas II B Negara, selama setahun.

Sidang putusan keduanya digelar Kamis (18/7/2019) menjelang petang di PN Negara.

Mengenakan rompi oranye, keduanya sempat membacakan pledoi (pembelaan) atas kasusnya.

Namun, Ketua Majelis Hakim Harryuning yang didampingi, Fakhrudin Said Ngaji dan Mohammad Hasanuddin Hefni langsung memutus keduanya.

Sebelum sidang putusan, kedua terdakwa itu meminta keringanan hukuman.

Dengan alasan menyesali perbuatannya dan menafkai keluarga.

"Ya, yang mulia saya meminta keringanan," ucap keduanya bergantian saat duduk di kursi pesakitan.

Atas permohonan keduanya, Majelis Hakim yang memimpin persidangan sempat berunding sebelum putusan dijatuhkan.

Halaman
1234
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved