REI Bali Terus Gaungkan Hunian Vertikal, KPwBI Sebut Pasokan Apartemen di Bali Stagnan

DPD Realestat Indonesia (REI) Provinsi Bali terus menggaungkan hunian vertikal di Bali

REI Bali Terus Gaungkan Hunian Vertikal, KPwBI Sebut Pasokan Apartemen di Bali Stagnan
Bank Indonesia
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali, Causa Iman Karana. REI Bali Terus Gaungkan Hunian Vertikal, KPwBI Sebut Pasokan Apartemen di Bali Stagnan 

REI Bali Terus Gaungkan Hunian Vertikal, KPwBI Sebut Pasokan Apartemen di Bali Stagnan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - DPD Realestat Indonesia (REI) Provinsi Bali terus menggaungkan hunian vertikal di Bali.

Sehingga mampu meretas tingginya harga lahan, dan kebutuhan backlog perumahan di Pulau Dewata.

Sekretaris REI Bali, Tino Wijaya, menjelaskan bahwa ide ini terus digulirkan. Walaupun ada kendala dan penolakan, namun pihaknya tetap terus melakukan sosialisasi agar ada pemahaman yang utuh.

"Namanya apartemen hunian, jadi progresnya masih positif. Mudah-mudahan dengan adanya hunian vertikal bisa menjawab kebutuhan hunian, khususnya bagi masyarakat perkotaan dengan harga terjangkau," katanya saat Osbim Media dengan KPwBI Bali di Hyatt, Rabu (17/7/2019) malam.

Lanjutnya, hunian vertikal atau rumah susun yang digagas ini adalah solusi kebutuhan hunian di Bali, dan akan dicarikan zona yang aman. Sehingga tidak mengganggu kesucian pura atau lahan hijau di Bali

"Kami juga mencegah agar tidak terjadi pergeseran, semisal rusun nantinya malah dipakai oleh wisatawan. Makanya kami terus melakukan pertemuan dengan PHRI dan stakeholder lainnya," tegas Tino, sapaan akrabnya.

Panen Kacang Panjang Bisa 15 Kali, Linggih Yakin Panen Meningkat Jelang Galungan

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Upaya Penyelundupan Kokain oleh WNA Peru Senilai Rp 2 Miliar Lebih

Untuk itu, zonasi yang tepat sangat diperlukan dalam mewujudkan ide apartemen hunian ini. Sehingga berjalan sesuai fungsinya.

"Sehingga tidak tabrakan dengan hotel, seperti hotel melati atau hotel bintang 3 di Bali," katanya. 

Tapi malah seharusnya, kata dia,menjadi hunian atau rumah bagi karyawan yang bekerja di hotel. Sehingga yang bekerja di Nusa Dua tidak perlu kost ke depannya.

Halaman
123
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved