Bali United

Coach Teco & Manajemen Bali United Segera Bertemu Usai 2 Kekalahan, Singgung Satgas Anti Mafia Bola

Pelatih Stefano Cugurra Teco, mengaku akan bertemu manajemen Bali United usai tim nya menelan dua kekalahan di away.

Coach Teco & Manajemen Bali United Segera Bertemu Usai 2 Kekalahan, Singgung Satgas Anti Mafia Bola
Tribun Bali/Rizal Fanany
CEO Bali United Yabes Tanuri (kiri) bersama pelatih baru Bali United, Teco dalam perkenalan pada awak media di Bali United Cafe, Gianyar, Senin (14/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, KUTA - Pelatih Stefano Cugurra Teco, mengaku akan bertemu manajemen Bali United usai tim nya menelan dua kekalahan di away.

Ia ingin menjelaskan kepada manajemen Bali United.

Pertemuan ini guna membahas betapa sulit menjalani Liga I Indonesia 2019.

Sejauh ini, memang manajemen Bali United belum memberikan warning kepada pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco usai meraih hasil minor beruntun dua kali laga away.

Ujian Coach Teco di laga away belum menunjukan trend positif. Coach Teco sendiri berharap bisa lebih baik lagi pada away berikut.

"Ya pasti nanti kita akan ketemu manajemen. Bukan pesan, tapi kita bisa diskusi dan share ide," tegas Coach Teco, Jumat (19/7).

Menurut Coach Teco, manajemen Bali United perlu tahu situasi dan kondisi Liga I Indonesia 2019 yang tidak mudah.

"Buat mereka tahu bahwa Liga I Indonesia 2019 tidak mudah. Kita harus kasih tahu, tidak mudah," jelas pelatih asal Brasil ini.

Coach juga kembali menyinggung terkait Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola.

Melihat kinerja wasit di laga Barito Putera VS Bali United, Teco berharap Satgas jangan berhenti bekerja.

"Saya lihat awal musim sudah ada polisi (satgas), sudah menangkap orang masuk penjara, ini positif bagi sepakbola Indonesia.  Saya pikir, jangan berhenti (Satgas) . Bukan satu orang saja. Harus terus. Harus terus," jelas Coach Teco penuh harap Satgas Anti Mafia Bola.

Menurut dia, jika sepakbola Indonesia ingin maju, maka Satgas harus terus bekerja.

" Ya mau sepakbola Indonesia maju. Satgas harus kembali bekerja. Harus balik (bekerja), "ujarnya.

Hingga saat ini Satgas Anti Mafia bola telah selesai masa kerjanya. Jika ingin bekerja lagi, maka Pemerintah (Polri) harus menerbitkan surat keputusan (SK) bagi Satgas Anti Mafia Bola.
(*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved