Coach Teco Tuding Wasit Gembosi Bali United, 'Mau Bikin Mati Tim Saya'

Hal itu bermula kepemimpinan wasit Iwan Sukoco asal Jawa Timur saat laga pekan delapan Liga I Indonesia 2019

Coach Teco Tuding Wasit Gembosi Bali United, 'Mau Bikin Mati Tim Saya'
BANJARMASINPOST
Pemain Bali United mencoba memanfaatkan peluang saat berhadapan dengan kiper Barito Putera di laga Liga 1 2019 pekan lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, KUTA- Perangkat pertandingan (Wasit) menjadi sorotan kritik oleh Coach Stefano Cugurra Teco pelatih Bali United sejak menukangi Bali United hingga pekan sembilan Liga I Indonesia 2019.

Hingga pekan ini, meski Coach Teco masih membawa Bali United berada di peringkat kedua klasemen dengan 16 poin dengan lima kemenangan, satu seri dan dua kalah, coach menuding wasit berusaha menggembosi kekuatan Bali United.

Hal itu bermula kepemimpinan wasit Iwan Sukoco asal Jawa Timur saat laga pekan delapan Liga I Indonesia 2019, kontra Barito Putera 14 Juli lalu.

Wasit Iwan Sukoco dianggap Coach Teco, telah menganulir dua gol sah, dan memberikan kartu merah tanpa alasan kepada bel Willian Pacecho.

Kartu merah bek asing William Pacecho, dinilai Coach Teco, sebagai upaya wasit merugikan Bali United dua kali saat laga lawan Barito Putera dan Persela Lamongan.

"Tapi wasit harus tahu regulasi. Masa harus kartu merah (Willian Pacecho). Kemudian tim saya saat itu masih menyerang, tapi wasit mau kasih keluar satu pemain dari saya (kartu merah). Mau bikin mati tim saya (gembosi) . Untuk Mati. Akhirnya kita harus ganti stoper (bek Willian Pacecho) lagi," tegas Coach Teco di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, Jumat (19/7/2019) sore.

Coach Teco mengatakan, dan tim Bali United merugi dua kali saat laga lawan Barito Putera dan Persela.

"Saya pikir catatan ini (akumulasi kartu) saya tahu, berapa ini, berapa itu, saya pikir kadang tidak terlalu fair (wasit). Saya setuju, memang kami harus kontrol emosi, tapi beberapa keputusan wasit sangat merugikan tim saya," tegas pelatih asal Brasil ini.

Ia menjelaskan, alasan dan dasar apa, sehingga wasit memberikan kartu merah kepada Willian Pacecho dalam laga kontra Barito Putera.

"Kartu merah ini, dari mana? Minimal ini kartu kuning (Pacecho) . Karena Pacecho bikin pelanggaran kepada pemain yang berlari ke arah pinggir lapangan, ke arah tribun. Kalau kartu merah itu saat bola menuju gawang dan dia orang terakhir yang melanggar di sana," kata Coach Teco.

Menurut dia, Pacecho bukan orang terakhir. Karena masih ada bek lain Andhika Wijaya dan beberapa pemain lain.

"(Soal ekspresi Gavin Kwan saat di langgar). Ini taktik dari pemain lawan. Saya tahu pelatih dan pemain Bali United juga manusia. Dan saat kartu merah di Barito Putera, tentu Pacecho tidak bisa bermain di laga lawan Persela. Inilah kerugian kami," ujarnya.

Dalam dua laga away, Coach Teco terus meminta agar wasit fair dalam memimpin.

Terkait kartu merah yang kembali dapat pelatih kiper Bali United Andy Petterson dalam laga kontra Persela Lamongan, Coach Teco tahu apa alasannya.

"Saya tidak tahu apa yang terjadi, tapi bagus dia langsung keluar cepat karena kita ingin main lagi pada laga itu," ujarnya. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved