Kejari Buleleng Musnahkan Barang Bukti 475.81 Gram Sabu-sabu

Barang bukti berupa sabu-sabu seberat 475.81 gram netto, dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Buleleng, Jumat (19/7/2019)

Kejari Buleleng Musnahkan Barang Bukti 475.81 Gram Sabu-sabu
Tribun Bali/Ratu Ayu
Proses pemusnahan barang bukti sabu-sabu seberat 475.81 gram netto, di Kantor Kejaksaan Negeri Buleleng, Jumat (19/7/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Barang bukti berupa sabu-sabu seberat 475.81 gram netto, dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Buleleng, Jumat (19/7/2019).

Barang haram itu berasal dari 31 perkara, yang memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah).

Dari pantauan di lapangan, sabu-sabu itu dimusnahkan oleh petugas dengan cara dilarutkan ke dalam air, yang dicampurkan dengan detergen.

Sementara barang bukti lain berupa alat hisap sabu (bong) dan beberapa unit ponsel, dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kepala Kejaksaan Negeri Buleleng, Wahyudi menyebut, sabu-sabu yang dimusnahkan ini berasal dari perkara yang terjadi sejak Januari hingga Juni 2019.

Sementara terdakwanya sudah menjadi terpidana, dan saat ini berada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Singaraja.

Mengingat jumlah barang bukti yang dimusnahkan cukup banyak, Wahyudi pun menilai jika Buleleng saat ini berstatus darurat narkoba.

"BNN, Polres, maupun Kejaksaan punya program masing-masing, untuk melakukan upaya pencegahan narkoba ke masyarakat. Sehingga jangan sampai perkara narkoba, dan perkara pidana lainnya itu terus bertambah. Diupayakan untuk ditekankan sedemikian rupa. Sementara yang sudah jadi perkara, ya dilaksanakan persidangan di Pengadilan. Pelaku sudah banyak yang dihukum," jelas Wahyudi.

Wahyudi mengklaim jika pihak kejaksaan selalu bertindak tegas terhadap pelaku narkoba, utamanya yang berperan sebagai pengedar.

Sementara untuk pengguna, dikatakan Wahyudi hanya sebagai korban. Untuk itu perlu dilindungi dan diarahkan, serta di rehabilitasi oleh BNN.

"Kalau terbukti pengedar, saya tidak kompromi. Pengedar saya sikat," tutupnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved