Pedagang di Pasar Amlapura Barat Minta Relokasi Diundur Hingga Kuningan

Pedagang di Pasar Amlapura Barat, Kelurahan / Kecamatan Karangasem meminta agar Disprindag Karangasem menund proses relokasi.

Pedagang di Pasar Amlapura Barat Minta Relokasi Diundur Hingga Kuningan
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kondisi Pasar Amlapura Barat, Kelurahan / Kecamatan Karangasem, Jumat (19/7/2019). Sebagian pedagang masih menjajakan barang dagangan. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pedagang di Pasar Amlapura Barat, Kelurahan / Kecamatan Karangasem meminta agar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Karangasem menunda proses relokasi.

Pedagang meminta agar relokasi dilakukan setelah Hari Raya Kuningan atau dua minggu mendatang.

Gede Arta, pedagang sarana upacara di Pasar Amlapura Barat mengatakan, pedagang minta relokasi diundur agar sempat berdagang sebelum Hari Raya Galungan dan Kuningan.

"Pedagang rencana direlokasi tanggal 15 Juli karena pasar akan diperbaiki. Pedagang minta agar proses relokasi diundur setelah Kuningan. Dari Disprindag juga telah menyetujui," ungkap Gede Arta ditemui di Pasar Amlapura Baarat, Jumat (19/7/2019) siang hari.

Ditambahkannya, walaupun proses relokasi diundur tapi sebagian  pedagang di Pasar Amlapura Barat sudah mempersiapkan diri untuk pindah dagang.

Sebagian telah memindahkan barang dagangan ke tempat yang disediakan yakni lahan kosong sebelah barat pasar dan di sekitar Pasar Subagan.

"Hanya beberapa yang sudah memindahkan barang dagangan. Tapi sebagian besar masih bertahan, berjualan sekitar Pasar Amlapura Barat. Setelah Hari Raya Kuningan semua pedagang pasti pindah ke tempat yang disediakan," tambah Gede Arta.

Kabid Bidang Sarana Usaha Perdagangan, Disprindag Karangasem, I Wayan Mangku membenarkan memberi toleransi waktu sampai Hari Raya Kuningan.

Kondisi ini pun sudah disosialisasikan ke pedagang. Pedagang menyambut antusias demi perbaikan Pasar Amlapura Barat.

"Relokasi sifatnya sementara. Setelah perbaikan pedagang diperbolehkan lagi berjualan. Disprindag telah menyediakan dua  tempat untuk pedagang yang direlokasi. Barat Pasar Amlapura Barat, dan Subagan," jelas Mangku.

Jumlah pedagang di Pasar Amlapura Barat diperkirakan mencapai 386 orang.

Pasar Amlapura Barat rencana dikerjakan akhir Juli dengan anggaran Rp 16.757.366.000 untuk fisik serta Rp 341.985.000 lebih untuk pengawasan.

Diperkirakan tahun 2020  Pasar Amlapura Barat  sudah bisa beroperasi. Perbaikan Pasar Amlapura Barat memakai anggaran Induk di APBD 2019. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved