Sosok Ini yang Bayar RSUP Sanglah Rp 168 Juta untuk Operasi Warga Miskin, 'yang Nolong Belum Nengok'

I Gede Badung (23) mengatakan, ayahnya bisa kembali dirawat di RSUP Sanglah lantaran ada yang membantu dari anggota DPRD asal Karangasem.

Sosok Ini yang Bayar RSUP Sanglah Rp 168 Juta untuk Operasi Warga Miskin, 'yang Nolong Belum Nengok'
TRIBUN BALI/M. FIRDIAN SANI
I Nyoman Sengod (43) didampingi anaknya, I Gede Badung (23) dirawat di ruang Medical Surgey 206 lantai II RSUP Sanglah. 

Sosok Ini yang Bayar RSUP Sanglah Rp 168 Juta untuk Operasi Warga Miskin, 'yang Nolong Belum Nengok'

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Nyoman Sengod (43) adalah korban penganiyayan asal Banjar Bau Kawan Desa Nawakerti, Karangasem yang sempat dipulangkan dari RSUP Sanglah.

Alasannya, pihak keluarganya tidak menyanggupi membayar biaya operasi sebesar Rp 150 juta.

Namun, beruntung ada yang menolong semua biaya operasi I Nyoman Sengod Rp 168 juta.

I Gede Badung (23) mengatakan, ayahnya bisa kembali dirawat di RSUP Sanglah lantaran ada yang membantu dari anggota DPRD asal Karangasem.

Layanan Bank Mandiri Normal Kembali, Hal Ini yang Diungkapkan Pihak Bank

Bukan Gardu Listrik, Ini Fungi dan Manfaat SPLU yang Bebas Digunakan Masyarakat Secara Gratis

TRIBUN WIKI : Butuh Smartphone? Ini 4 Alamat Lengkap Store Planet Gadget di Bali

Bedawang di Benteng Batalyon Zeni Tempur 18/KYR Gianyar, Para Pelingsir Bali Buka Suara

"Dihubungin lewat telpon, katanya dari DPRD Pak Wayan Kari Subali yang mau bantu. Tapi, belum sempat lihat ke sini bapaknya itu (Wayan Kari). Cuma anak buahnya aja yang ke sini. Kalau gak ada yang bantu saya gak bakal di sini (RSUP Sanglah) sekarang," ucap Gede Badung saat dikonfirmasi Tribun-Bali.com, Sabtu (20/7/2019).

Sebelumnya, Nyoman Sengod sempat di rawat di RSUD Karangasem dan Rumah Sakit Bali Mandara, namun akhirnya dirawat di RSUP Sanglah dan sempat pulang karena tidak menyanggupi permintaan biaya dari rumah sakit.

Setelah mendapat bantuan biaya, Nyoman Sengod kembali ke RSUP Sanglah, tepatnya di Ruang MS 206 lantai 2.

Gede Badung mengurus semua administrasi agar ayahnya itu bisa segera ditangani.

Namun kali ini rincian biaya operasi capai Rp 168 juta, ia mengatakan tidak mengetahui penyebab harganya bisa sampai segitu.

"Iya saya sendiri yang urus administrasinya, setelah saya lihat biaya untuk operasi wajah saja Rp 168 juta, belum lagi kakinya Rp 76 juta. Dan itu di luar biaya perawatan, saya gak tahu kenapa bisa beda," ungkapnya.

Saat ini kondisi Sengod belum cukup syarat untuk dioperasi, malah ia kekurangan darah dan harus mendapat donor sebanyak 8 labu.

"Kondisinya gitu-gitu aja, matanya juga masih bengkak sebelah. Nanti mau ditransfer darah 8 labu , soalnya kurang darah," kata Gede Badung.

Sebelumnya telah diberitakan, Wayan Sengod alami retak tulang di sekitaran wajah dan hidung, serta kaki tulang kering yang patah akibat dianiyaya dengan gagang cangkul oleh tetangganya, I Nyoman Giri (47), Sabtu (13/7/2019).

Sebab mulanya karena Wayan Sengod mengajak Nyoman Giri untuk berduel, Nyoman Giri sempat menolak namun perkelahian tak terhindarkan setelah Nyoman Giri terpancing emosinya. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved