Puisi dan Esai

ESAI - Beringin Tumbuh di Cangkirku

Seni lukis tradisional Bali dikenal sejak zaman Kerajaan Majapahit. Jejak seni lukis tradisional Bali berikutnya dapat ditemui pada seni lukis Batuan

ESAI - Beringin Tumbuh di Cangkirku
I Nyoman Sukariana
Pusuh Kuning, 2019, karya I Nyoman Sukariana, 120 x 145 cm, media campur di kanvas. Beringin Tumbuh di Cangkirku 

Beringin Tumbuh di Cangkirku

Oleh: AS Kurnia,

TRIBUN-BALI.COM - Seni lukis tradisional Bali dikenal sejak zaman Kerajaan Majapahit. Dinasti Kepakisan menandai kejayaan Bali terutama pada masa kekuasaan Dalem Waturenggong (1386-1460), cucu Sri Kresna Kepakisan. Pada periode ini sejarah menulis bahwa Bali mengalami pencerahan seni budaya.

Di masa pemerintahan Raja Dalem Waturenggong, pusat pemerintahan dipindah dari Samprangan ke Gelgel. Pada masa perpindahan ini, para seniman dikumpulkan di Desa Kamasan yang letaknya tak jauh dari Gelgel.

Desa Kamasan dijadikan pusat kerajaan yang khusus menangani pendidikan, seni budaya, dan keagamaan. Pada abad ke-18, seni lukis wayang Kamasan menyebar ke seluruh Bali dibawa oleh para 'sangging'.

Jejak seni lukis tradisional Bali berikutnya dapat ditemui pada seni lukis Batuan yang sangat terpengaruh gaya seni lukis wayang Kamasan.

Pada awal abad ke-20 muncul genre baru berupa lukisan hitam-putih dengan mengangkat tema dunia magis, mistik, dan mitologi, berbeda dari sebelumnya.

Jejak yang lain dijumpai dalam sebuah prasasti yang ditulis Raja Bali kuno bernama Marakata (1022 M). Tatahan itu menyebut adanya profesi 'citrakara', istilah bagi para empu yang ahli menggambar. Artinya, pada masa itu di desa Batuan sudah mengenal seni gambar.

Seni lukis Ubud ditandai oleh lahirnya Pita Maha. Keterlibatan Walter Spies dan Rudolf Bonet membawa pengaruh konsep seni Barat. Tema bergeser dari pewayangan ke kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan yang dapat ditarik dari jejak seni lukis tradisional ini adalah dominannya penggunaan elemen garis yang membingkai setiap bentuk.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved