Wiki Bali

TRIBUN WIKI - I Nyoman Sukanta Pahat Kisah Ramayana dan Mahabharata di Atas Kulit Telur

Di tangan I Nyoman Sukanta (57 tahun), limbah-limbah kulit telur mampu ia sulap menjadi karya seni bernilai tinggi

TRIBUN WIKI - I Nyoman Sukanta Pahat Kisah Ramayana dan Mahabharata di Atas Kulit Telur
TRIBUN BALI/WEMA SATYA DINATA
Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster dan Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati memberikan apresiasi penghargaan kepada 11 pengabdi seni serangkaian gelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) XLI tahun 2019. TRIBUN WIKI - I Nyoman Sukanta Pahat Kisah Ramayana dan Mahabharata di Atas Kulit Telur 

TRIBUN WIKI - I Nyoman Sukanta Pahat Kisah Ramayana dan Mahabharata di Atas Kulit Telur

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seni ukir di Bali memiliki varietas yang sangat beragam, mulai dari pemilihan bahan maupun bentuk atau gaya ukiran yang berbeda-beda di setiap daerah.

Salah satu seni ukir yang memiliki keunikan dari segi bahan baku yakni seni ukir telur.

Di tangan I Nyoman Sukanta (57 tahun), limbah-limbah kulit telur mampu ia sulap menjadi karya seni bernilai tinggi.

Seniman asal Banjar Pande, Kelurahan Cempaga, Kabupaten Bangli ini mewarisi bakat seni ukir dari almarhum ayahnya, I Nyoman Tanggap, yang sudah ia dalami semenjak duduk dibangku SMP.

Awalnya, Sukanta menekuni seni ukir kayu, namun saat melihat sang ayah memahat telur, timbul keinginan Sukanta untuk ikut mencoba.

Sayangnya keinginan tersebut tak lantas diamini sang Ayah.

Sukanta akhirnya melakukan secara diam-diam saat ayahnya tidak ada.

Melihat kemampuan dan keteguhan yang dimiliki Sukanta, sang ayah akhirnya mengizinkannya menekuni seni ukir telur.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved